Inilah, Sosok Andi Widjajanto, Gubernur Lemhanas Baru

Jakarta, IDM — Andi Widjajanto dilantik menjadi Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) pada hari Senin, (21/2) oleh Presiden Joko Widodo di Istana hari ini. Ia akan menggantikan posisi Agus Widjojo yang saat ini menjabat sebagai Duta Besar Indonesia Filiphina.
Andi Widjajanto memiliki darah Jawa Timur, lebih tepatnya Kediri. Beliau lahir pada 3 September 1971. Andi merupakan keturunan dari pasangan Mayor Jenderal TNI, yakni Theo Syafei Daeng Kulle dan Suismiati.
Sosok Andi merupakan anak pertama dari empat bersaudara. Berikut tiga saudara lainnya bernama Wisnu Gautama, Shinta Devanagari, dan Rizal Rinaldi.
Andi memiliki latar belakang pendidikan mulai dari FISIP jurusan HI di Universitas Indonesia dan lulus pada tahun 1996. Kemudian, gelar Sarjana Ia dapatkan dari School of Oriental dan African Studies di University of London. Ia juga mendapatkan Master of Sciences dari London School of Economics. Terakhir, Ia juga mendapatkan gelar Master of Sciences dari Industrial College of Armed Forces, Washington DC, Amerika Serikat di tahun 2003. Ternyata, Ia juga dosen di Kampus Ternama di Jakarta yakni, FISIP di Universitas Indonesia.
Andi Widjajanto, S.sos., M.Sc ialah pengamat pertahanan dan politikus Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Sekertaris Kabinet pada pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla pada 3 November 2014 hingga 12 Agustus 2015. Kemudian, Ia pernah aktif sebagai Deputi Tim Transisi menjelang terbentuknya Kabinet Kerja.
Sosok Andi Widjajanto ternyata adalah seorang Koordinator LAB 45. Fokus kajiannya adalah tentang pertahanan, hubungan internasional, dan keamanan siber. Lalu, pada tahun 2016, alumnus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia diangkat menjadi Penasihat Senior Kepala Staf Kepresidenan.
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































