HANKAM

Indonesia–Malaysia Perkuat Kemitraan Pertahanan Lewat Pertemuan Tingkat Tinggi di Jakarta

Donny Ermawan dan Mohd Yani bin Daud
Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan RI), Donny Ermawan, menerima kunjungan kehormatan dari Deputy Secretary General (Policy) Kementerian Pertahanan Malaysia, Mohd Yani bin Daud, di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta. (Foto: Dok. kemhan.go.id)

Jakarta, IDM – Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan RI), Donny Ermawan, menerima kunjungan kehormatan dari Deputy Secretary General (Policy) Kementerian Pertahanan Malaysia, Mohd Yani bin Daud, di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Jumat (22/8).

Pertemuan bilateral ini berlangsung di sela-sela rangkaian kegiatan Komunitas Politik-Keamanan ASEAN (ASCCO), dan menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan strategis kedua negara di bidang pertahanan.

Dalam sambutannya, Wamenhan RI menyampaikan apresiasi atas kehadiran Mohd Yani bin Daud, seraya menegaskan bahwa Malaysia merupakan mitra dekat dan sahabat lama Indonesia dalam kerja sama bilateral, khususnya di sektor pertahanan.

Baca Juga: Oknum Jenderal Bekingi Tambang Ilegal, Wamenko Polkam: Semua Sama di Mata Hukum

“Kami sangat menghargai dedikasi dan kontribusi Yang Mulia dalam memperkuat hubungan pertahanan kedua negara. Hubungan ini terus berkembang secara positif dan menjadi fondasi penting bagi stabilitas kawasan,” ujar Donny dikutip dari laman Kemhan, Minggu (24/2).

Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda strategis, antara lain finalisasi dan implementasi Dokumen Kerja Sama Pertahanan, pengembangan forum dialog dan diskusi tematik, rencana kunjungan dan pertukaran personel militer, kolaborasi di bidang pendidikan, pelatihan, dan industri pertahanan, serta Penguatan kerja sama multilateral dalam kerangka ASEAN dan kawasan Indo-Pasifik

Kedua delegasi juga menyoroti isu-isu keamanan regional yang membutuhkan perhatian bersama, termasuk dinamika geopolitik dan tantangan lintas batas. Diskusi diarahkan untuk merumuskan langkah-langkah strategis yang dapat memperkuat stabilitas dan perdamaian di kawasan.

Baca Juga: 75 Perwira Siswa Rampungkan Pendidikan Sekkau Angkatan ke-116

Wamenhan RI menutup pertemuan dengan harapan agar kerja sama pertahanan Indonesia–Malaysia terus memberikan dampak positif, tidak hanya bagi kepentingan nasional masing-masing, tetapi juga bagi keamanan dan perdamaian regional.

“Semoga kemitraan yang kita bangun ini menjadi kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas kawasan dan memperkuat solidaritas ASEAN,” tuturnya.

Pertemuan ini mencerminkan komitmen kedua negara untuk terus memperkuat sinergi pertahanan dalam menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.