HANKAM

Indonesia Dapat Hibah Kapal Patroli Laut dari Jepang

Ilustrasi
Ilustrasi. (Foto: kaiho.mlit.go.jp)

Jakarta, IDM - Indonesia melalui Badan Keamanan Laut (Bakamla) Indonesia bakal dapat hibah kapal patroli berukuran besar dari Pemerintah Jepang.

Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masaki Yasushi memastikan satu unit kapal yang akan diberikan adalah barang baru. Kerja sama ini dilakukan karena Indonesia dan Jepang adalah negara yang sama-sama dikelilingi laut.

"Tak hanya hibahkan kapalnya, kita juga akan ada transfer teknologinya," kata Yasushi, dikutip dari medcom, Minggu (31/3).

Baca Juga: Angkut Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina, C-130J Super Hercules TNI AU Transit di India

Adapun kapal ini diperkirakan tiba di Indonesia dalan dua hingga tiga pekan ke depan. Yasushi berharap kapal patroli tersebut dapat membantu Bakamla menegakkan hukum maritim Tanah Air.

"Sehingga berkontribusi pada peningkatan kemampuan Bakamla dalam menjawab tantangan kawasan Asia dan komunitas internasional melalui peningkatan keselamatan maritim di Indonesia,” terangnya.

Presiden Joko Widodo sebelumnya telah mengungkap rencana hibah kapal patroli dari Jepang saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perayaan 50 Tahun Hubungan Persahabatan dan Kerja Sama ASEAN-Jepang di Tokyo akhir tahun lalu.

Dalam kesempatan itu, para pemimpin ASEAN dan Jepang membahas soal kerja sama dalam berbagai bidang, salah satunya upaya memperkuat keamanan laut Indonesia.

Baca Juga: Prajurit Marinir Latih Kemampuan Drill Mortir 60 mm Buatan Serbia

“Membahas tentang bantuan hibah, yaitu menyediakan kapal patroli untuk Bakamla Indonesia senilai 9.053 miliar Yen,” tulis Pemerintah Jepang di laman resmi Kementerian Luar Negeri Jepang.

Dalam keterangan tersebut, Pemerintah Jepang menyebut hibah kapal ini dapat membantu Indonesia yang memiliki Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) laut yang sangat luas.

“Indonesia memiliki ZEE terbesar ketiga di dunia, dan terletak di jalur transportasi laut penting seperti Selat Malaka,” lanjut keterangan tersebut. (un)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.