Indonesia-Brunei Bahas Rencana Latihan Bersama Dipercepat Akhir 2022

Jakarta, IDM - TNI dan Angkatan Bersenjata Diraja Brunei (ABDB) membahas rencana latihan bersama yang awalnya disepakati pada 2025, dipercepat pada akhir tahun ini atau paling lambat awal 2023.
Hal tersebut dibahas Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen Agus Suhardi bersama Pemerintah Angkatan Bersama ABDB Brigedier Jebahaneral (Udara) Dato Seri Pahlawan Haji Alirupendi, pada pertemuan ke-8 'Brunei-Indonesia Joint Operations and Exercise Sub-Committee (Brunesia JOESC)', Jakarta, Rabu (28/9).
Pihak Brunei menyampaikan, bakal memfasilitasi sebagai tuan rumah pelaksanaan feld training exercise dan menyarankan mekanisme initial planning conference, middle planning conference serta final planning conference untuk tetap dijalankan karena latihan bersama ini termasuk hal baru bagi Brunei-Indonesia.
Kedua pimpinan berharap kerja sama bilateral antara TNI dan ABDB semakin meningkat dan tetap mencari peluang atau sejumlah inisiatif baru pada tingkat mil to mil maupun service to service, untuk mempererat kerja sama dan membangun kepercayaan antar angkatan bersenjata kedua negara.
Pertemuan tersebut diikuti sebanyak 12 personel TNI dan delapan personel ABDB yang membahas evaluasi kegiatan bidang operasi dan latihan yang telah dilaksanakan periode Mei-September 2022, dan rencana kegiatan akan dilaksanakan periode Oktober 2022-Desember 2024. (at)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































