Hari Pertama Kerja, Ini Pesan KSAL untuk Prajurit TNI AL

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan sejumlah pesan kepada personel TNI AL usai cuti bersama Lebaran 2024. Amanat itu ia sampaikan saat menghadiri halal bihalal di Mabesal, Cilangkap, Jakarta, Selasa (16/4).
Melansir keterangan dari Dispenal, Ali menyampaikan bahwa inti menjadi prajurit laut adalah mendedikasikan hidup untuk memberikan yang terbaik kepada negara.
Baca Juga: Usai Bentrok Personel, TNI AL-Brimob Lakukan Proses Mediasi di Sorong
"Fitrah kita sebagai insan Jalasena atau prajurit laut adalah memberikan pengabdian terbaik kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Ali.
Selain itu, ia juga mendorong prajurit TNI AL untuk selalu memutakhirkan kemampuan diri, sesuai dengan perkembangan zaman.
"Oleh karena itu, kita harus mendedikasikan waktu, tenaga, dan pikiran guna mewujudkan TNI Angkatan Laut yang profesional, modern, dan tangguh," sambungnya.
Baca Juga: Satgasmar Pam Ambalat XXIX Gelar Apel Kesiapan di Sebatik
Ali pun berharap agar seluruh elemen TNI AL mampu melakukan sinergisitas dalam rangka memenuhi kebutuhan pengabdian.
"Saya berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga sehingga mampu meningkatkan kinerja organisasi. Selain itu, kita juga harus selalu meningkatkan sinergitas dengan komponen bangsa lainnya dalam melaksanakan pengabdian untuk bangsa dan negara,” tutur Ali. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































