Hadapi Pelanggaran Kedaulatan dan Hukum di Laut Maluku, Lantamal IX Gelar Latihan VBSS

Jakarta, IDM - Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IX Ambon, menggelar latihan pemantapan Visit Board Search and Seizure (VBSS), Selasa (25/7).
Dikutip dari keterangan Dispen Koarmada III, Rabu (26/7), Danlantamal IX Ambon Brigjen TNI (Mar) Said Latuconsina mengerahkan prajuritnya berlatih VBSS untuk mengamankan wilayah Laut Maluku dari aksi pelanggaran hukum dan kedaulatan.
"Latihan ini sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi kondisi terburuk yang mengancam keselamatan pelayaran di Laut Maluku," jelas Said.
Baca Juga: Panglima TNI Soal Latma se-ASEAN: Bakal Manuver di Laut Natuna
Selain itu, latihan VBSS juga bertujuan memelihara dan meningkatkan kemampuan tempur prajurit dalam mendukung kesiapan operasional kapal perang menghadapi berbagai tindak pelanggaran hukum dan kedaulatan di laut.
Kegiatan diawali pembukaan latihan di Gedung J Leimena Lantamal IX Ambon, dipimpin Wadan Lantamal IX Kolonel Laut (P) Eka Prabawa, dilanjutkan pemberian materi secara teori dan drill lapangan oleh perwira Kopaska yang berdinas di Lantamal IX.
Said juga memberikan penekanan kepada peserta latihan agar terus meningkatkan kemampuan dan selalu siap jika sewaktu-waktu harus dikerahkan menghadapi situasi terburuk.
Baca Juga: Peringati Hari Bakti TNI AU ke-76, Lanud Ats Gelar Bakti Sosial
"Sebagai penindak awal terhadap berbagai pelanggaran hukum dan kedaulatan di laut, sebelum pasukan dengan kemampuan khusus didatangkan ke lokasi kejadian atau trouble spot," ujar Said.
Ia mengatakan, tim VBSS adalah tim kecil yang memiliki kemampuan pencarian, penyergapan dan pembebasan kapal dan komponen wajib pada KRI untuk menekan berbagai bentuk pelanggaran kedaulatan dan hukum di laut.
"Sehingga tim VBSS adalah satuan yang tidak terpisah dari unsur KRI. Harus terus dilatih agar terpelihara kemampuan baik secara individu maupun tim agar siap melaksanakan tugas," pungkasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































