HANKAM

Hadapi Ancaman Global, Denjaka Pertajam Taktik Antiteror dan Pengamanan Vital

Pangkormar Letjen (Mar) Endi Supardi
Pangkormar Letjen (Mar) Endi Supardi menyematkan tanda peserta saat membuka latihan anti-teror Denjaka dan pengamanan objek vital nasional strategis 2026, Jakarta, Jumat (23/1). (Foto: Dok. Dispen Kormar)

Jakarta, IDM - Korps Marinir bergerak cepat merespons dinamika keamanan dunia yang kian tak menentu. Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letjen (Mar) Endi Supardi meminta pasukan elite Detasemen Jalamangkara (Denjaka) mempertajam naluri tempur dalam latihan antiteror dan pengamanan objek vital nasional strategis 2026.

Jenderal bintang tiga itu memimpin langsung briefing pembukaan latihan di Cilandak, Jakarta, Jumat (23/1). Endi mengingatkan, spektrum ancaman kini makin kompleks akibat situasi global dan regional yang terus berubah.

Endi
Endi meninjau kesiapan posko dan peta operasi untuk memastikan sistem komando serta kendali latihan berjalan optimal. (Foto: Dok. Dispen Kormar)

Baca Juga: Latsitardanus XLVI, Taruna AAU Bantu Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang

"Latihan bukan sekadar rutinitas, tetapi investasi kesiapsiagaan. Prajurit yang terlatih dengan baik adalah benteng terakhir kedaulatan negara," tegas Endi, dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Sabtu (24/1).

Endi menyoroti krusialnya pengamanan objek vital nasional strategis. Menurutnya, gangguan sekecil apa pun terhadap objek vital nasional strategis dapat memicu dampak luas. Oleh karena itu, ia menuntut prajurit menjaga stabilitas nasional dan wibawa negara lewat skenario pengamanan yang adaptif.

Simulasi taktis
Simulasi taktis pergerakan pasukan (tactical floor game) untuk mematangkan skenario pengamanan di lapangan. (Foto: Dok. Dispen Kormar)

Ia menginstruksikan seluruh peserta menjadikan latihan ini sebagai 'Kawah Candradimuka' dan menginginkan para prajurit mengasah militansi dan naluri tempur secara maksimal, namun tetap mengutamakan prosedur keamanan personel maupun material.

Baca Juga: Satgas Gulbencal Bersihkan Lumpur yang Sempat Lumpuhkan Sekolah Madrasah di Pidie Jaya

"Laksanakan setiap tahapan dengan penuh tanggung jawab," perintahnya.

Usai memberi arahan, Endi langsung meninjau posko latihan. Ia mengecek secara rinci kesiapan unsur komando, sistem komunikasi, hingga sarana pendukung latihan lainnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.