HANKAM

F-16 TNI AU dan Rafale FASF Gelar Simulasi Latihan Pengisian Bahan Bakar di Udara

Rafale FASF
F-16 TNI AU dan Rafale FASF saat menggelar simulasi latihan pengisian bahan bakar di udara. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM - Sebanyak tiga pesawat tempur F-16 TNI AU dan satu pesawat tempur Rafale Angkatan Udara Prancis (FASF – France Air and Space Force) menggelar simulasi latihan pengisian bahan bakar di udara (Dry Air to Air Refueling Exercise) di langit Madiun, Jawa Timur, Selasa (25/7).

Dalam simulasi tersebut, FASF juga turut mengerahkan satu pesawat tanker A-330 MRTT.

Baca Juga: Panglima TNI Soal Latma se-ASEAN: Bakal Manuver di Laut Natuna

"Keempat pesawat tempur secara bergantian melaksanakan Dry Air to Air Refueling pada ketinggian 2.000 feet. Saat join flight, pesawat Rafale diawaki oleh penerbang Angkatan Udara Prancis dan Mayor Pnb Dedi "Kingbee" Andres S (back seat), dari Skadron Udara 1 Wing 7 Lanud Supadio, Pontianak," tulis Dispenau dalam keterangan resminya.

Personel TNI AU dan FASF
Personel TNI AU dan FASF. (Foto: Dok. Dispenau)

Join flight dan pelaksanaan Dry Air to Air Refueling exercise TNI AU dan FASF ini merupakan bagian dari misi Pegase Angkatan Udara Prancis di Indonesia.

Dalam misi yang akan berlangsung selama sepekan tersebut, FASF membawa sebanyak 13 pesawat yang terdiri dari 6 Rafale, 4 A-400M dan 3 A-330 MRTT.

Baca Juga: Mutasi TNI: Tiga Jabatan Komandan di Kodiklatal Berganti

Selama berada di Indonesia, delegasi Prancis juga dilaporkan akan menggelar sejumlah pertemuan bilateral serta subject matters experts briefing untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan, antar penerbang kedua angkatan udara.

Sebagai informasi, Prancis dan Indonesia telah menjalin kemitraan strategis sejak tahun 2011, yang diperkuat dengan penandatanganan kesepakatan kerja sama di bidang pertahanan pada tanggal 28 juni 2021.

Kedua negara mempunyai komitmen dan kepentingan yang sama, baik dalam hal tantangan keamanan kawasan, yaitu perdamaian, stabilitas dan kemakmuran kawasan, kepatuhan pada hukum internasional, maupun tantangan global, seperti penangkapan ikan ilegal dan perubahan iklim. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.