HANKAM

Exit Briefing, Pangkoarmada I: Armada sebagai Ujung Tombak Pertahanan Negara

Arsyad Abdullah
Akhiri masa jabatan, Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah gelar exit briefing kepada jajaran Koarmada I di Tanjung Pinang. (Foto: Dok. Dispen Koarmada I)

Jakarta, IDM - Mengakhiri masa jabatannya, Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah memberikan penekanan kepada jajarannya, Armada adalah tulang punggung yang menjadi ujung tombak pertahanan negara.

Menurutnya, eksistensi TNI AL dapat dilihat dari kiprah dan eksistensinya dalam menjaga wilayah negara, khususnya di laut.

Arsyad berpesan kepada Komandan Guspurla, Guskamla serta Komandan Satuan agar dapat melakukan pembinaan terhadap prajurit untuk meningkatkan profesionalisme dalam bertugas serta menerapkan PDD khas TNI AL.

Arsyad Abdullah
(Foto: Dok. Dispen Koarmada I)

"Eksistensi angkatan laut itu di pundak para ksatria laut yang dipimpin langsung Komandan Guspurla dan Guskamla," kata Arsyad saat memimpin kegiatan exit briefing di Tanjung Pinang, Selasa (24/1).

"Saya berpesan, para Komandan mengarahkan dan membina prajurit agar melaksanakan tugas dan kewajiban sesuai prosedur dan hukum nasional maupun internasional," imbuhnya.

Lebih lanjut, Arsyad juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit dan pegawai negeri sipil (PNS) jajaran Koarmada I yang telah mampu melaksanakan tugas dengan baik.

"Terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas kerja keras selama melaksanakan tugas dan kewajiban," ujar Arsyad.

Di akhir sambutannya, Arsyad berharap agar prajuritnya lebih baik dan dapat melaksanakan tugas pokok serta meningkatkan solidaritas antar satuan dan terus mengibarkan bendera kewajiban untuk bangsa dan negara.

Baca: Kodam Jaya, Pelajar dan Ormas Peringati Pertempuran Lengkong ke-77

Sebelumnya, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono menunjuk Arsyad sebagai Penasihat Ahli Panglima TNI. Lalu, jabatan Pangkoarmada I digantikan oleh Laksamana Madya TNI Erwin Aldedharma yang sebelumnya menjadi Wadanjen Akademi TNI.

Rotasi jabatan tersebut berdasarkan Keputusan Panglima Tentara Nasional Indonesia Nomor Kep/48/I/2023 tentang Pemberhentian Dari Dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia tertanggal 16 Januari. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.