HANKAM

Etape Terakhir, KRI Bima Suci Berlayar dari Filipina ke Balikpapan

KJK
KRI Bima Suci bertolak dari Manila, Filipina, Jumat (18/10) menuju Balikpapan, Kalimantan Timur. (Foto: Dok. TNI AL)

Jakarta, IDM – KRI Bima Suci memasuki etape terakhir pelayaran muhibah dan diplomasi Kartika Jala Krida (KJK) 2024. Kapal layar latih untuk taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) laut itu bertolak menuju Balikpapan, Kalimantan Timur.

Usai sandar selama tiga hari di negeri "Lumbung Padi" sejak Selasa (15/10) lalu, KRI Bima Suci yang dipimpin oleh komandan Letkol Laut (P) Hastaria Dwi Prakoso itu bertolak dari Manila, Filipina, Jumat (18/10) ke Indonesia.

Baca Juga: Gelar Komsos, Satgas Para Raider 432 Kostrad Latihan Musik Bersama

"Keberangkatan KRI Bima Suci dilepas langsung oleh Pangkoarmada III Laksamana Muda Hersan di Manila, Filipina," tulis keterangan Dispenal.

KJK
(Foto: Dok. TNI AL)

Dalam persinggahannya, KRI Bima Suci yang membawa 98 personel KRI dan 189 taruna AAL angkatan ke-71 ini dijadwalkan sintgah Balikpapan selama empat hari, yakni 24-27 Oktober.

"Nantinya, KRI Bima Suci melaksanakan berbagai kegiatan seperti open ship, cocktail party, sport activity, dan cultural visit di Balikpapan," kata keterangan tersebut.

Baca Juga: KRI Wahidin Berlayar ke Solomon, Dijadwalkan Tiba 25 Oktober

KJK
(Foto: Dok. TNI AL)

Kapal ini berlayar selama 90 hari sejak keberangkatannya dari Jakarta, pada 1 Agustus lalu hingga dijadwalkan tiba di Indonesia, pada 30 Oktober mendatang.

KRI Bima Suci selama pelayarannya tersebut menempuh jarak 10.715 mil laut. Rute yang dilalui adalah Surabaya–Jakarta–Singapura–Kamboja–Vietnam–Cina–Korea Selatan–Rusia–Jepang–Filipina–Balikpapan dan dijadwalkan kembali lagi ke pangkalan di Surabaya pada Oktober ini. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.