Enam Prajurit TNI AD Terjaring Razia di Hiburan Malam Akan Terkena Sanksi

Jakarta, IDM – Melanjutkan perintah Pangdam I/Bukit Barisan (BB) Mayjen TNI Rio Firdianto, jajaran Pomdam I/BB melaksanakan razia serentak di sejumlah tempat hiburan malam di seluruh wilayah Kodam I Bukit Barisan, beberapa waktu lalu.
Kapendam I/BB, Kolonel Inf Doddy Yudha dalam keterangannya, Selasa, (10/12) mengatakan kegiatan ini merupakan upaya proaktif dan preventif yang dilaksanakan untuk memastikan kedisiplinan prajurit dan mencegah potensi pelanggaran di luar jam dinas.
Baca Juga: Kodam Mulawarman Periksa Komandan Satuan Dugaan Penyalahgunaan Wewenang
Razia serentak ini mencakup seluruh wilayah Kodam I/BB, yakni di Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau. Di Kota Pematang Siantar, terjaring 6 oknum anggota TNI AD di tempat hiburan malam. Sementara itu, di Kota Pekanbaru dan Kota Padang, tidak ditemukan oknum TNI AD berada di tempat hiburan malam.

Razia di Kota Batam dan Kota Medan yang menyasar tempat hiburan, rumah kost, dan hotel tidak menemukan pelanggaran. Namun, diduga terjadi kebocoran informasi yang memengaruhi kelancaran razia di wilayah tersebut.
“Tindakan tegas ini merupakan bentuk konsistensi dalam menjaga nama baik institusi TNI AD,” kata Doddy.
Lebih lanjut ia menegaskan bahwa razia ini akan terus dilakukan secara rutin dan acak untuk mencegah keterlibatan prajurit dalam perkelahian, pergaulan bebas, dan penyalahgunaan narkoba.
"Oknum TNI AD yang terjaring telah diserahkan ke satuan terkait untuk proses lebih lanjut dan akan menerima sanksi disiplin sesuai ketentuan yang berlaku," kata Doddy. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































