Empat Kapal Perang Adu Tembak Senjata Artileri di Raja Ampat

Jakarta, IDM – Koarmada III melibatkan empat unsur kapal perangnya untuk mengikuti kompetisi penembakan senjata artileri di perairan Raja Ampat, Papua Barat Daya, Kamis (28/11).
Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada III Letkol Laut (S) Ajik Sismianto, mengungkapkan kompetisi penembakan senjata artileri dari keempat kapal perang tersebut dalam rangka menyambut HUT Armada RI 2024.
"Dan untuk pengumuman pemenang akan disampaikan saat upacara peringatan Hari Armada RI, pada 5 Desember mendatang di lapangan upacara Koarmada III, Sorong, Papua Barat Daya," ungkap Ajik dalam keterangannya, dikutip di Jakarta, Jumat (29/11).
Baca Juga: Gerak Cepat Pasukan Yonko 469 Kopasgat Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Sumatera Utara
Adapun kompetisi penembakan senjata artileri oleh kapal perang ini dipimpin oleh Komandan Komando Latihan (Kolat) Koarmada III Kolonel Laut (P) Ahmad Muharam.
"Empat unsur KRI Koarmada III (yang terlibat kompetisi penembakan), yaitu KRI Kapak-625, KRI Panah-626 , KRI Dorang-875 dan KRI Bawal-876 serta KRI Mata Bongsang-873 sebagai unsur pengaman," jelas Ahmad, dikutip dari Dispen Koarmada III.

Ahmad menjelaskan, dalam kompetisi penembakan artileri ini keempat kapal perang menggunakan sasaran berupa tomato killer dan skip yang erbuat dari drum dan papan ukuran 4x4 meter.
Baca Juga: Kerahkan Super Puma dan S70i Blackhawk, TNI AU-TUDB Gelar Latihan Operasi SAR
"Masing-masing kapal perang diberikan kesempatan menembak penilikan sebanyak 3 butir peluru dan dilanjutkan dengan tembakan penilaian sebanyak 20 butir peluru," jelasnya.
KRI Dorang, lanjut Ahmad, diberikan kesempatan sebagai penembak pertama menggunakan meriam 40 mm, disusul KRI Bawal. Kemudian, KRI Kapak dan KRI Panah menembak menggunakan meriam 57 mm.
"Seluruh unsur KRI Koarmada III yang terlibat dalam kompetisi artileri dapat melaksanakan penembakan dengan baik dan tidak ditemukan kendala," kata Ahmad.
Baca Juga: Sebanyak 79 Prajurit Perempuan Resmi Masuk Kowal
Terpisah, Pangkoarmada III Laksamana Muda Hersan, mengatakan kompetisi penembakan senjata artileri sebagai sarana latihan penembakan kapal perang untuk menjaga dan meningkatkan keahlian yang dimiliki prajurit serta menguji persenjataan yang dimiliki KRI.
"Selain itu, kompetisi penembakan artileri ini juga untuk meningkatkan rasa percaya diri prajurit serta membangun reputasi unsur KRI jajaran Koarmada III sebagai garda terdepan pertahanan laut Indonesia bagian timur," tutur Hersan. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































