Empat Hal Ini Masih Jadi Ancaman Keamanan Maritim Asia-Pasifik

Makassar, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, mengungkapkan empat hal utama yang masih menjadi ancaman keamanan dan tantangan terbesar maritim Asia-Pasifik.
"Tentu saja untuk keamanan maritim banyak kegiatan ilegal di laut, seperti penangkapan ikan secara ilegal, penyelundupan barang-barang, manusia, kemudian narkoba," ungkap Ali kepada awak media di Makassar, Selasa (6/6).
Baca Juga: Pentingnya Teknik Renang Rintis bagi Prajurit Marinir dalam Pendaratan Khusus
Terlebih, lanjut Ali, permasalahan ancaman keamanan maritim di wilayah Asia-Pasifik lebih banyak terjadi dengan negara-negara lain yang perbatasan lautnya sangat dekat atau tidak terlalu jauh.
"Ini perlu diantisipasi dengan keamanan maritim bersama. Jadi, kita memadukan kerja sama yang baik antar-angkatan laut dan agensi maritim yang ada di seluruh dunia, maupun di kawasan," jelasnya.
Baca Juga: IMSS ke-5 di Makassar, Fokus Bahas Keamanan Maritim dan Tanggap Bencana
Sebelumnya, TNI AL menggelar International Maritime Security Symposium (IMSS) 2023 di Makassar. Seminar yang diadakan tiap dua tahun ini adalah yang kelima dilaksanakan, pascasempat tertunda karena pandemi Covid-19.
IMSS pertama dan kedua dilaksanakan di Jakarta pada 2013 dan 2015, pada 2017 diselenggarakan di Bali, dan keempat digelar di Sekolah Staf dan Komando TNI AL (Seskoal) Jakarta, pada 2021. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































