Ekspedisi Maritim, TNI AL Eksplor 13 Tempat Bersejarah di Pulau Jawa

Jakarta, IDM - Sejak 22 September-10 Oktober 2022, TNI AL akan mengungkap sejarah kejayaan maritim melalui 'Ekspedisi Maritim' dengan mengeksplorasi 13 tempat bersejarah di pulau Jawa yang dibagi ke dalam beberapa etape.
Keberangkatan tim Ekspedisi Maritim dengan KRI Dewaruci untuk etape pertama dengan tujuan Cirebon terdiri dari Kadispenal Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono, tim Dispenal, Disjarahal, dan media Tempo. Kemudian, etape kedua dan seterusnya akan dilanjutkan via jalur darat.
Beberapa tempat sejarah yang akan dieksplor TNI AL bersama tim media Tempo, selain Cirebon yakni Tegal, Semarang, Juwana, Rembang dan Gresik, Surabaya, Pacitan, Jogja, Cilacap, Pangandaran, Banten, dan Jakarta.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, mengatakan tujuan kegiatan ialah menggali potensi maritim, sejarah maritim, dan tentunya sumber daya maritim di daerah-daerah yang nantinya akan dilintasi. Selain itu, lanjut Yudo, juga bertujuan mengedukasi generasi penerus tentang negara maritim.
"Ke depannya ekspedisi maritim akan dilaksanakan ke daerah-daerah di luar pulau Jawa yang ada potensi maritimnya seperti Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, maupun Papua," ungkap Yudo, saat pelepasan keberangkatan 'Ekspedisi Maritim', dikutip dari keterangan Dispenal, Jumat (23/9).
Sementara itu, Direktur Utama Tempo Media Arif Zulkifli, berterima kasih atas kepercayaan TNI AL menjalin kerjasama untuk melakukan ekspedisi. Ia mengungkapkan, output ekspedisi nantinya berupa sejumlah publikasi, termasuk video investigasi dan mengungkap sejarah kekayaan laut di tanah air.
"Termasuk kejayaan angkatan laut dari masa lampau, keberadaan situs, museum dan sebagainya akan diangkat dan berharap bisa menjadi pembelajaran bagi para penerus tentang kekuatan angkatan laut kita," pungkasnya. (at)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































