Eks Komandan KRI SIM-367 di Lebanon Kini Pimpin Kapal Perang Baru KRI Brawijaya-320

Jakarta, IDM – Enam kapal perang utama di jajaran Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada II resmi berganti komandan. Perombakan besar-besaran ini menyasar posisi nakhoda kapal kombatan andalan TNI AL.
Salah satu perwira yang bergeser adalah Kolonel Laut (P) Anugerah Annurullah. Pada awal tahun ini, Anugerah pulang dari memimpin misi perdamaian PBB di Lebanon bersama Satgas Maritime Task Force (MTF) UNIFIL.
Kini, Anugerah resmi memegang tongkat komando KRI Brawijaya-320. Kapal tersebut merupakan salah satu kapal perang varian terbaru yang jadi andalan pemukul laut Indonesia.
Upacara serah terima jabatan (sertijab) massal ini dipimpin langsung oleh Komandan Satkor Koarmada II Kolonel Laut (P) Adam Tjahja Saputra, di atas geladak helikopter KRI Brawijaya-320 yang tengah sandar di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (25/6).
Baca Juga: Pemberantasan Judol di Militer, Asops KSAL Wanti-wanti Perwira TNI AL
Adam mengatakan, pergantian pemimpin ini penting untuk menyegarkan organisasi. Rotasi ini bakal membawa ide-ide baru untuk mendukung tugas operasional kapal perang.
"Serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan meningkatkan kualitas kepemimpinan, memberikan kesempatan pengembangan karier bagi para perwira, serta mendorong lahirnya inovasi dan gagasan baru dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas satuan," kata Adam, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Jumat (26/6).
Selain KRI Brawijaya-320, Satkor Koarmada II juga mengganti jabatan komandan KRI RE Martadinata-331 dari Kolonel Laut (P) Andi Kristianto kepada Kolonel Laut (P) Agung Maulana. Posisi lama Agung sebagai Komandan KRI Ahmad Yani-351 kini diisi oleh Letkol Laut (P) Firman Cahyadi.
Selanjutnya, jabatan Komandan KRI Oswald Siahaan-354 berpindah dari Kolonel Laut (P) Rivo De Havilland kepada Letkol Laut (P) Angga Radiansyah.

Sementara jabatan Komandan KRI Abdul Halim Perdanakusuma-355 diserahkan dari Kolonel Laut (P) Anugerah Annurullah kepada Letkol Laut (P) Abdul Gofur. Terakhir, Letkol Laut (P) Iwan Hendra Susilo resmi menjabat Komandan KRI Karel Satsuitubun-356 menggantikan Kolonel Laut (P) Irwin Kurniady.
Menakhodai kapal kombatan tentu bukan tugas enteng. Para komandan baru ini memikul tanggung jawab penuh atas kesiapan tempur kapal dan keselamatan ratusan prajurit di dalamnya.
Baca Juga: Letkol Laut (P) Firman Cahyadi, Perwira TNI AL Lulusan Rusia kini Jabat Komandan KRI Ahmad Yani-351
Adam mewanti-wanti para nakhoda baru agar menjaga kepercayaan ini dengan baik. Jabatan komandan kapal perang merupakan kehormatan besar dari negara.
"Saya berharap kepada para komandan KRI yang baru agar dapat menjaga amanah jabatan ini, yang sekaligus merupakan kehormatan dan kebanggaan," tegas Adam.
Dia meminta seluruh komandan baru menunjukkan loyalitas dan profesionalisme tinggi. Ujungnya, komitmen ini harus berdampak nyata saat kapal menjalankan operasi di laut demi menjaga kedaulatan Indonesia.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































