Pemberantasan Judol di Militer, Asops KSAL Wanti-wanti Perwira TNI AL

Jakarta, IDM – TNI AL memperketat pengawasan disiplin prajurit untuk mengantisipasi aktivitas judi daring (judi online/judol) dan penyalahgunaan narkotika. Upaya ini menjadi fokus utama pimpinan dalam menjaga integritas, tanggung jawab kedinasan, serta kehormatan diri para perwira.
Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops KSAL) Laksda TNI Yayan Sofiyan menegaskan peringatan tersebut saat memberikan pengarahan kepada para perwira jajaran Komando Armada (Koarmada) II, di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (25/6).
Pimpinan TNI AL meminta seluruh perwira untuk menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum. Penegasan ini merupakan wujud perhatian dan proteksi pimpinan terhadap masa depan karier dan keselamatan kedinasan para prajurit di lapangan.
Baca Juga: 1.737 Prajurit TNI Dilantik jadi Perwira Remaja setelah Selesaikan Pendidikan Integratif
Yayan mengingatkan jajarannya agar senantiasa menaati seluruh peraturan yang berlaku di lingkungan TNI maupun TNI AL.
“Pentingnya menjaga integritas dan kehormatan diri sebagai perwira TNI AL dengan menjauhi segala bentuk pelanggaran, khususnya judi online dan penyalahgunaan narkoba,” ujar Yayan, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Jumat (26/6).
Selain menuntut kepatuhan hukum, TNI AL juga mendorong penguatan kapabilitas personel. Para perwira wajib memperluas wawasan dan terus belajar agar mampu mengimbangi perubahan situasi keamanan yang bergerak cepat.
Baca Juga: Sejarah Tercipta! 2 Komandan Batalion OPM dan 35 Anggota Kembali ke NKRI
Yayan juga menginstruksikan para perwira untuk melipatgandakan kemampuan profesi demi mendukung kelancaran tugas-tugas pokok organisasi.
“Setiap perwira harus terus mengasah kemampuan dan meningkatkan profesionalisme untuk mendukung pelaksanaan tugas. Para perwira juga didorong untuk terus belajar dan memperluas wawasan agar mampu mengikuti perkembangan lingkungan strategis serta dinamika global yang berkembang dengan cepat,” kata Yayan.
Pimpinan TNI AL juga meminta para perwira tidak sekadar menguasai teori, tetapi harus mengaplikasikan seluruh ilmu pengetahuan dan keterampilan tersebut secara nyata dalam penugasan operasi sehari-hari. Kompetensi ini wajib memberikan kontribusi positif bagi keberhasilan operasi maritim.
Pada akhir arahannya, Yayan mengajak seluruh elemen perwira Koarmada II untuk menunjukkan kinerja terbaik, demi memikul tanggung jawab besar untuk menjadi teladan sekaligus motor penggerak roda organisasi.
Yayan menutup instruksinya dengan menekankan pentingnya loyalitas dan dedikasi penuh di setiap medan tugas. “Seluruh perwira Koarmada II untuk memberikan pengabdian terbaik dengan penuh totalitas, loyalitas, dan dedikasi dalam setiap penugasan,” tutur Yayan.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































