HANKAM

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Lanud SMH Beri Bantuan untuk Petani Binaan

Danlanud SMH Kolonel Pnb Sigit Gatot Prasetyo
Danlanud SMH Kolonel Pnb Sigit Gatot Prasetyo saat memberikan bantuan untuk kelompok tani binaan Lanud SMH. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Udara (TNI AU), melalui Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) Palembang, berkomitmen untuk mendukung program ketahanan pangan nasional yang tengah digiatkan pemerintah.

Dalam hal ini, komitmen tersebut diwujudkan Lanud SMH dengan memberikan bantuan peralatan pompa air dan pupuk urea untuk para petani binaan.

Baca Juga: Kapal Cepat Rudal 60 Meter KRI Tombak-629 Berganti Komandan

Mereka merupakan para petani yang mengelola lahan ketahanan pangan milik Lanud SMH.

"Terima kasih kepada bapak-bapak kelompok tani binaan Lanud SMH yang telah mengolah lahan ketahanan pangan Lanud SMH menjadi lahan produktif," ungkap Komandan Lanud (Danlanud) SMH, Kolonel Pnb Sigit Gatot Prasetyo dikutip dari keterangan foto dalam instagram @militer.udara, Rabu (18/10).

Danlanud SMH Kolonel Pnb Sigit Gatot Prasetyo
(Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Sigit berharap bantuan-bantuan tersebut dapat bermanfaat dan meningkatkan produktivitas hasil lahan ketahanan pangan Lanud SMH.

Baca Juga: Antisipasi Keadaan Darurat, Puluhan Penerbang Tempur Ikuti Latihan Parasailing ‘Emergency Escape and Eject’

Merespons bantuan ini, ketua kelompok tani binaan Lanud SMH, Saimun mengungkapkan apresiasi dan terima kasihnya. "Ini menjadi motivasi bagi kami untuk lebih giat bertani," ungkapnya.

Sebagai informasi definisi ketahanan pangan berdasarkan UU No.18/2012 merujuk pada kondisi terpenuhinya pangan bagi negara sampai dengan perseorangan, yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata, dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat, untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.