Dua KRI Koarmada II Dukung Pelayaran Lattek Wira Jala Yudha

Jakarta, IDM - Dua KRI di bawah Satuan Kapal Amfibi Koarmada II akan dikerahkan selama tujuh hari pelaksanaan latihan praktek (lattek) layar gabungan Wira Jala Yudha ke-XX 2023.
Dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Kaskoarmada II Laksamana Pertama TNI Andi Abdul Aziz memberangkatkan KRI Makassar-590 dan KRI Surabaya-591 dalam upacara pelepasan pelayaran yang dipimpin Komandan Kodiklatal Letjen TNI (Mar) Suhartono, Surabaya, Jumat (28/4).
Baca Juga: Lima Jabatan Strategis di Kodam II/Sriwijaya Resmi Diganti
Lattek diikuti gabungan seluruh siswa Dikmaba dan Dikmata Kodiklatal yang berjumlah 1.835 siswa, terdiri dari 512 siswa Komando Pendidikan Operasi Laut (Kodikopsla), 873 siswa Komando Pendidikan Dukungan Umum (Kodikdukum), dan 450 siswa Komando Pendidikan Marinir (Kodikmar).

Ribuan siswa tersebut akan mengikuti pelayaran dengan rute Surabaya, Perairan Tanjung Jangkar, Makassar, dan kembali ke Surabaya.
Baca Juga: KTT ASEAN 2023, Satgasla Koarmada II Kerahkan KRI hingga Kopaska
Selama pelayaran, para siswa didampingi oleh anak buah kapal (ABK) KRI Makassar-590 dan ABK KRI Surabaya-591 untuk melaksanakan latihan peran-peran, pengenalan karakteristik kapal, pengenalan tradisi TNI AL, dan dinas jaga KRI. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































