Dua Jabatan Strategis TNI AD Dirotasi, Ada Pangdam Siliwangi Hingga Gubernur Akmil

Jakarta, IDM – Dua jabatan strategis di matra TNI AD dirotasi. Hal ini tertuang dalam Keputusan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Nomor Kep/1001/VII/2025 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia yang dikeluarkan pada Jumat, 31 Juli 2025.
Dalam surat keputusan tersebut seperti dikutip Indonesia Defense Magazine, Selasa (5/8) total ada 42 jabatan strategis di tiga matra yang dirotasi dan terdapat dua jabatan strategis TNI AD yaitu Pangdam III/Siliwangi dan Gubernur Akademi Militer (Akmil).
Baca Juga: 9 Perwira Tinggi TNI AL Dirotasi, Laksma Liber Sihombing Jadi Danpuskopaska
Pangdam III/Siliwangi kini dijabat Mayjen TNI Kosasih menggantikan Mayjen TNI Dadang Arief Abdurachman yang menjadi Pati Mabes TNI.
Kosasih sendiri sebelumnya menjabat Sekretariat Militer Presiden (Sesmilpres) Kemensetneg.
Baca Juga: Terima Kunjungan Menhan Singapura, Menhan Sjafrie: Kita Ingin Hindari Konflik
Kemudian, Gubernur Akmil sekarang dijabat Mayjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar yang menggantikan Mayjen TNI Arnold Aristoteles Paplapna R. yang dirotasi menjadi Tenaga Ahli Pengajar Bidang Strategi Lemhannas.
Rano sebelumnya menjabat sebagai Tenaga Ahli Pengajar Bidang Strategi Lemhannas. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































