HANKAM

Terima Kunjungan Menhan Singapura, Menhan Sjafrie: Kita Ingin Hindari Konflik

Sjafrie Sjamsoeddin dan Chan Chun Sing.
Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin menyambut teman lamanya, Menteri Pertahanan Singapura Chan Chun Sing di kantor Kementerian Pertahanan RI, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (5/8/2025), lewat upacara jajar kehormatan. (IDM/Faisal Ramadhan)

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan kehormatan Menteri Pertahanan Singapura Chan Chun Sing di kantor Kementerian Pertahanan RI, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (5/8). Chun Sing beserta jajaran disambut lewat upacara jajar kehormatan.

Sjafrie menyebut, Chun Sing merupakan teman lamanya. Selain sebagai sesama jebolan perwira angkatan darat, Sjafrie mengenal Chun Sing saat Chun menjadi Atase Angkatan Darat di Jakarta pada 2001-2003.

“Saya waktu itu Kapuspen (Kepala Pusat Penerangan) TNI. Jadi sama-sama teman dulu. Nah, sekarang dia kembali lagi (saat) jadi Menteri Pertahanan. Jadi dia datang kembali, kembali ke rumah lama,” kata Sjafrie kepada awak media usai pertemuan dengan Chun Sing.

Baca Juga: Alasan TNI AL Libatkan Kadet dari Negara Berkonflik Ikut Pelayaran KRI Bima Suci

Menhan Sjafrie mengatakan, setidaknya ada dua hal yang ia bahas bersama Chun Sing. Pertama, soal hubungan bilateral kedua negara dalam bertengga. Kedua, terkait lingkup pertemuan ASEAN Defence Ministers Meeting.

“Kita berbicara soal kerja sama militer dan pertahanan antara kedua negara, itu kita terus tingkatkan. Dan sebagai negara yang bertetangga kita mesti rukun, enggak boleh negara yang bertetangga itu ribut. Harus rukun. Kita menghindari konflik,” tutur Menhan RI.

Sjafrie Sjamsoeddin dan Chan Chun Sing.
Sjafrie mengatakan, setidaknya ada dua hal yang ia bahas bersama Chun Sing dalam pertemuan tersebut. (IDM/Faisal Ramadhan)

Pertemuan tersebut dalam rangka mencocokan frekuensi. RI juga membahas pengiriman personel militer ke Singapura.

Baca Juga: TNI AD Akan Bangun Lapangan Udara dan Skadron di Konawe Utara

“(Bahasan) kedua, kita sesama warga ASEAN. Di sini kan ada ASEAN Defence Ministers Meeting. Jadi setiap ada apa-apa, kita berembuk. Bukan untuk memperuncing situasi, tapi untuk mensejukan situasi. Ini kita lakukan,” kata Sjafrie.

Sjafrie mengaku menjamu Chun Sing dengan gado-gado. “Dia (Chun Sing) sudah lama tidak makan gado-gado, kita kasih gado-gado. Kasih makanan-makanan khas,” kata Menhan RI.

Sjafrie juga menekankan pembahasan perluasan area latihan militer. Diketahui, Indonesia telah menetapkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2023 tentang pengesahan perjanjian antara Pemerintah RI dan Singapura tentang kerja sama pertahanan, yang salah satunya membahas kerja sama latihan dan aplikasi wilayah.

Baca Juga: Kemenko Polkam Pastikan TNI-Polri Siap Amankan Proses PSU di Papua

“Justru sekarang training area itu kita perbanyak. Bukan hanya kita tingkatkan, tapi kita kembangkan. Jadi training area, tidak hanya untuk Singapura, untuk negara-negara tetangga,” tutur Sjafrie.

Sjafrie juga menekankan bahwa Indonesia merupakan negara berdaulat. Ia juga mengutip adagium “Si vis pacem, para bellum”.

"Kita punya ambisi mempertahankan kedaulatan kita agar supaya bangsa Indonesia itu bisa aman dan nyaman di negara sendiri,” kata Menhan RI. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.