Dua Alutsista TNI AL Latihan dengan Kapal Perang Jerman di Laut Mediterania

Jakarta, IDM - Dua alutsista TNI AL yang tergabung dalam Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-P Unifil berlatih operasi helikopter dengan kapal perang Jerman di Laut Mediterania, Lebanon, Sabtu (8/3).
Adapun dua alutsista TNI AL tersebut adalah KRI Sultan Iskandar Muda-367 dan helikopter AS565 MBe Panther HS-1306 yang diawaki pilot Kapten Laut (P) Agustinus Paath dan co-pilot Lettu Laut (P/W) Andi Q. Wetuffahati, berlatih bersama FGS Baden Württemberg F-222.
Baca Juga: Prajurit KRI Oswald Siahaan-354 Latihan Menembak Saat Operasi Pamtas
Komandan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P Unifil Letkol Laut (P) Anugerah Annurullah, menjelaskan helikopter HS-1306 dan FGS Baden Wuerttemberg berlatih pendaratan di atas kapal perang (deck landing practice), pembekalan ulang di atas laut (vertical replenishment), dan pendekatan kendali kapal (ship control approach).
"Kedua angkatan laut juga berkesempatan bertatap muka dan saling bertukar informasi seputar operasi helikopter saat sesi static display di atas geladak FGS Baden Württemberg," jelas Annurullah yang juga selaku Komandan KRI Sultan Iskandar Muda, dikutip dari keterangan Dispenal, Senin (10/3).
Annurullah mengatakan, latihan operasi tersebut bertujuan meningkatkan interoperabilitas antara TNI AL dan Angkatan Laut Jerman, khususnya unsur helikopter.
Baca Juga: Kronologi Marinir Gagalkan Penyelundupan Senjata Rakitan di Sebatik Perbatasan Indonesia-Malaysia
"HS-1306 satu-satunya helikopter TNI AL.yang beroperasi di bawah Satgas MTF PBB sehingga perlu adanya kesepahaman dengan unsur kapal negara lain pada saat operasi di daerah misi," kata Annurullah.
Selain untuk melatih interoperabilitas, Annurullah juga mengharapkan latihan operasi tersebut dapat meningkatkan level kepercayaan diri para pilot helikopter dalam pelaksanaan suatu gugus tugas operasi multilateral. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































