HANKAM

Dorong Penggunaan Alpalhan Dengan Kandungan Lokal

Dorong Penggunaan Alpalhan Dengan Kandungan Lokal
(Dok Dispenau)

Jakarta, IDM - Asisten Logistik (Aslog) KSAU Marsekal Muda (Marsda) TNI M. Fadjar Sumarijadi membuka Rapat Koordinasi Logistik (Rakorlog) TNI AU Tahun 2022 di Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Rabu (16/3). Fadjar meminta komunitas logistik TNI AU dapat terus mendorong penggunaan alat peralatan pertahanan (Alpalhan) yang memiliki kandungan lokal tinggi.

"Untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional, penggunaan kandungan lokal tinggi dalam peralatan pertahananan harus terus didorong, yang dari tahun ke tahun semakin meningkat," ucap Fadjar.

Fadjar mengingatkan jika komunitas logistik TNI Angkatan Udara juga mampu menjadi agen promotor dan bangga dengan produk buatan Indonesia. Menjawab tantangan di masa depan, lulusan AAU 1988 ini meminta supaya insan logistik mampu menyiapkan personel berkualitas guna mengawaki Alutsista baru yang akan datang.

(Dok Dispenau)

"Kembangkan skill serta pengetahuan komunitas logistik pada lingkungan teknologi 4.0," ujar Fadjar.

Dengan adanya Rakorlog TNI AU, Fadjar berharap seluruh peserta dapat merumuskan dan menjabarkan mekanisme dan elemen dasar logistik seperti materiel, fasilitas, dan jasa agar terwujud operasional Alutsista secara optimal. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.