Ditunjuk Kemhan, PTDI Garap Perawatan hingga Modernisasi Pesawat C-130 Hercules TNI AU

Jakarta, IDM – Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI menunjuk PT Dirgantara Indonesia (PTDI) untuk mengerjakan perawatan serta modernisasi pesawat C-130 Hercules milik TNI Angkatan Udara (TNI AU).
Dikutip dari keterangan Humas PTDI, Selasa (9/4), lingkup pekerjaan perawatan dan modernisasi tersebut meliputi penggantian Center Wing Box Replacement (CWBR) dan Avionic Upgrade Program (AUP), termasuk kegiatan overhaul engine & propeller.
Baca Juga: KRI Diponegoro Pamer Kekuatan di Depan 4 Kapal Perang Asing
"Kontrak pengadaan modernisasi C-130 Hercules antara PTDI dengan Kemhan RI telah terhitung efektif per tanggal 2 Februari 2024 untuk pengerjaan beberapa pesawat. Adapun total nilai pekerjaannya sebesar USD 150 juta atau setara dengan Rp2,1 Triliun," tulis PTDI.

Dalam implementasinya, PTDI juga dilaporkan menjalin kerja sama dengan sejumlah partner dalam hal penyediaan Center Wing Box dan pekerjaan Avionic Upgrade.
"Dengan demikian dapat terbentuk perluasan ekosistem rantai pasok dan diperolehnya alih teknologi, yang kemudian dapat diserap secara progresif serta dikuasai secara menyeluruh melalui program modernisasi alutsista ini," kata PTDI.
Baca Juga: Hadapi Arus Mudik, Lanal Banyuwangi Gelar Patroli Laut di Perairan Selat Bali
Selain itu, kerja sama yang dilakukan oleh PTDI ini menjadi bentuk kesiapan mereka dalam mengimplementasikan keberhasilan program kerja modernisasi C-130 Hercules. Lebih lanjut, langkah serupa juga menjadi wujud nyata dari keterlibatan PTDI dalam mendorong kemandirian industri pertahanan serta peningkatan kekuatan militer Indonesia.
“Dengan telah efektifnya kontrak modernisasi C-130 Hercules, maka hal tersebut sudah dapat diperhitungkan sebagai kontribusi peningkatan aktivitas di sektor manufaktur dan pada akhirnya akan memberi dampak bisnis serta menjadi indikator kemajuan industri pelakunya, dalam hal ini PTDI,” kata Direktur Utama PTDI, Gita Amperiawan. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































