HANKAM

Dinas Psikologi TNI AL Ungkap 4 Cara Pencegahan Judi Online bagi Prajurit

Kepala Dispsial Laksamana Pertama Edi Krisna Murti
Kepala Dispsial Laksamana Pertama Edi Krisna Murti di Lanal Batuporon, Kamis (20/6). (Foto: Dok. TNI AL)

Jakarta, IDM – Dinas Psikologi TNI AL (Dispsial) mengungkapkan empat cara pencegahan agar tidak terjerumus judi online. Hal ini dipaparkan oleh Kepala Dispsial Laksamana Pertama Edi Krisna Murti dalam safari psikologi di Pangkalan TNI AL (Lanal) Batuporon, Madura, Kamis (20/6).

Krisna menjelaskan, keempat cara pencegahan tersebut dapat dilakukan secara preventif, yakni yang pertama membatasi akses ke situs judi online, kedua sadar akan masalah, ketiga melakukan kebiasaan atau aktivitas positif, dan keempat mencari dukungan sosial.

"Yang tidak kalah penting adalah dengan cara merubah kebiasaan bermain judi online dan berhenti secara total, dengan tekad yang kuat dan mendekatkan diri kepada Tuhan," jelas Krisna, dikutip dari laman TNI AL, Jumat (21/6).

Baca Juga: Pangdam Sriwijaya: Prajurit TNI AD Jangan Jadi Backing Kegiatan Ilegal

Pada kesempatan yang sama, Komandan Lanal Batuporon Letkol Laut (P) Moch Anton Maulana menekankan kepada seluruh prajurit agar tidak mudah tergiur dengan judi online, karena memiliki efek candu seperti narkoba.

"Kita sebagai prajurit dapat hidup dengan baik dan tenang, dalam dinas dan bekerja dengan baik tanpa memikirkan judi online yang mengakibatkan utang bahkan sampai meninggalkan dinas atau disersi, paling mengerikan sampai nekat bunuh diri," tegasnya.

Sebelumnya, Kapuspen TNI Mayjen Nugraha Gumilar mengatakan pihaknya akan melakukan pengawasan ketat terhadap keuangan prajurit dan keluarganya.

Baca Juga: Cegah Judi Online, TNI Akan Monitoring Keuangan Prajurit dan Keluarga

"Jadi tidak hanya melalui pembinaan mental (bintal) dan fungsi komando, TNI akan melakukan pengawasan melekat terhadap keuangan anggota dan keluarganya sehingga bisa dimonitor dan diantisipasi jika ada indikasi terlibat judi online," kata Gumilar kepada IDM.

Ia pun memastikan jika ada prajurit yang terlibat judi online, pihaknya tak segan-segan memberikan teguran dan hukuman yang sudah diatur dalam peraturan disiplin militer (PDM).

"Prajurit yang terlibat judi online dapat diproses kumplin (melanggar Peraturan Panglima 44 Tahun 2015 tentang Hukum Disiplin Militer) dan dapat dijatuhi Pidana (melanggar pasal 303 KUHP dan Pasal 45 dan 27 UU ITE," papar Gumilar.

Baca Juga: Wakil KSAU: Logistik Menjadi Komponen Penting yang Mendukung Kekuatan dan Kesiapan Operasional

Adapun rinciannya, menurut pasal 7 Peraturan Panglima TNI 44 Tahun 2015 tentang larangan norma kehidupan prajurit TNI, prajurit yang terlibat judi online diancam pidana penjara selama 10 tahun atau denda paling banyak Rp25 juta.

Kemudian, pasal 303 peraturan yang sama juga mengatur ancaman pidana penjara paling lama empat tahun atau denda paling banyak Rp10 juta.

Selain itu, prajurit yang terlibat judi online juga bisa terjerat pasal 27 ayat 2 juncto pasal 45 ayat 3 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik ( UU ITE) dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp10 miliar. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.