Di Upacara Wing Day, KSAU Berpesan “Pegang Teguh Airmanship”

Jakarta, IDM –Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo melantik 37 penerbang baru dan 6 Navigator baru dalam sebuah upacara Wing Day, di lapangan Jupiter Lanud Adisutjipto Yogyakarta, Jumat, (22/4).
Ke-37 penerbang muda, satu diantaranya perwira TNI AL dan 6 navigator muda tersebut, baru saja menyelesaikan pendidikan Sekolah Penerbang (Sekbang) TNI AU A-99, Sekbang TNI A-7 dan Sekolah Navigator (Seknav) A-14.
Dikutip dari halamana tni-au.mil.id, Fadjar meminta para penerbang dan navigator muda untuk selalu memegang teguh prinsip airmanship dan menjadikannya sebagai landasan bertindak disetiap jenjang karier dan penugasan.
“Mengingat semakin pesatnya pertumbuhan dan kompleksitas domain udara seiring pesatnya domain cyber dan luar angkasa, serta tantangan yang kita hadapi saat ini, maka para perwira penerbang dan navigator baru harus terus mengasah diri dengan selalu berpegang pada prinsip-prinsip Airmanship sebagai penjaga dirgantara Indonesia,” pinta Fadjar.
Fadjar menambahkan, Wing Day adalah momentum berharga yang harus disyukuri oleh para wisudawan, sekaligus menjadi gerbang awal pengabdian sebagai pengawal dirgantara Indonesia. Diingatkan, seluruh wisudawan untuk terus mawas diri dan giat mengembangkan kemampuan, sehingga menjadi penerbang dan navigator yang profesional.
“Jadilah perwira penerbang dan navigator yang profesional dan berkomitmen kepada tugas, agar senantiasa dapat menjaga kedaulatan Indonesia yang kita cintai ini,” tegas Fadjar.
Setelah dilantik menjadi penerbang dan navigator, ke-43 wisudawan selanjutnya akan bergabung dengan skadron udaranya masing sesuai jurusan, baik jurusan tempur, transport dan helikopter, maupun navigator. Pada wing day kali ini, telah dijuruskan 9 penerbang tempur, 17 penerbang transport dan 11 penerbang helikopter. Khusus jurusan tempur, akan menjalani Kursus Pengenalan Terbang Pesawat Tempur (KPTPT) di Skadron Udara 15, sebelum menjalani masa transisi di skadron udara. (gin)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































