Di Lebanon, Prajurit TNI Belajar Berbagai Jenis Bom dan Bahayanya

Jakarta, IDM - Bertempat di markas Multinational Brigade Sector East, UNP 7-2, Lebanon, Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S UNIFIL mengikuti pelatihan Explosive Hazard Awarness Training (EHAT) bersama TIM EOD Spanyol.
Dilansir keterangan dari instagram milik @indobatt_xxiii_s, Selasa (1/7) kegiatan EHAT bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman para prajurit mengenai berbagai jenis bahan peledak dan bahaya yang mungkin dihadapi selama menjalankan misi perdamaian di wilayah operasi.
Baca Juga: Pasukan Badak Hitam Gelar Apel Pengecekan Ransel Protap
Materi pelatihan mencakup pengenalan terhadap Improvised Explosive Devices (IEDs), Unexploded Ordnance (UXO), serta prosedur pengamanan dan pelaporan apabila menemukan benda mencurigakan di lapangan.
Pada kesempatan tersebut, tim instruktur dari EOD Spanyol memberikan penjelasan secara teoritis di dalam kelas, kemudian dilanjutkan dengan sesi praktikum di lapangan.
"Para peserta berkesempatan melihat secara langsung berbagai bentuk replikasi bahan peledak dan bagaimana penanganan awal yang tepat. Pelatihan yang diberikan merupakan hal penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan pengetahuan prajurit terhadap ancaman bila menemukan bahan peledak," bunyi keterangan indobatt_xxiii_s.
Baca Juga: Torehan Prestasi, Pama TNI AU Jadi Perwira Internasional Terbaik di Pendidikan SOC Filipina
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan UNIFIL dalam meningkatkan interoperabilitas dan kapasitas seluruh kontingen yang bertugas, serta menjamin keselamatan pasukan dalam menjalankan mandat PBB.
Kegiatan ini di akhiri dengan pemberian sertifikat bahwa telah mengikuti kegiatan Explosive Hazards Awareness Training (EHAT) kepada seluruh personel yang terlibat dan sesi foto bersama. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































