Di Hadapan Jokowi, Tim Kolone Senapan Yonif 6 Marinir Unjuk Atraksi Senjata

Jakarta, IDM - Tim kolone senapan Batalyon Infanteri (Yonif) 6 Marinir unjuk kebolehan di hadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara rangkaian HUT TNI ke-77 di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/10).
Tim kolone senapan Yonif 6 Marinir yang tergabung dalam Kompi Kolone Senapan Brigade Infanteri (Brigif) 1, mampu memainkan berbagai gerakan PBB yang dikombinasikan dengan membawa senapan jenis SS1 dengan sangat baik.
Gerakan atraktif dan kreatif tersebut, seperti memutarkan senjata, melempar, kemudian menangkap kembali senjata sembari berbaris hingga terlihat sebuah kekompakan yang membuat Jokowi dan para tamu undangan terpukau.
Terpisah, Danyonif 6 Marinir Mayor (Mar) Rismanto Manurung, berterima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim kolone senapan Yonif 6 Marinir yang aksinya di hadapan Jokowi secara langsung tidak menyusutkan semangat.
"Justru, tim kolone senapan Yonif 6 Marinir dan berhasil membuat presiden dan tamu undangan terpukau dengan gerakan-gerakan yang ditampilkan dalam acara HUT ke-77 TNI tersebut," ucap Rismanto, dikutip dari keterangan Dispen Kormar.
Dalam rangka memperingati HUT ke-77 TNI yang dipimpin langsung Jokowi, tema "TNI Adalah Kita" bermakna TNI tidak lahir begitu saja dan terbentuk secara tiba-tiba di saat negara Indonesia mapan dan mandiri.
Namun, sejarah menyebutkan cikal-bakal TNI adalah sebagian rakyat bersenjata yang berjuang mengorbankan jiwa dan raga mengusir penjajah. Sebagai tentara rakyat, TNI harus selalu dekat, mengenal, dan hidup dengan rakyat. (at)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































