Demi Amankan Perairan Indonesia, TNI AL Siapkan KRI PC - 60 M

Jakarta, IDM - TNI AL persiapkan KRI untuk amankan perairan Indonesia dan siapkan KRI PC – 60 M di PT. Palindo Marine Shipyard Komplek Nagoya Permai Sungai Lekop, Kecamatan Sagulung, Batam, Kepulauan Riau, Selasa (15/03).
Pelaksanaan First Steel Cutting dan Keel Laying ditinjau Asisten Operasi (Asops) KSAL Laksamana Muda (Laksda) TNI Dadi Hartanto bersama Kepala Dinas Material Angkatan Laut (Kadismatal) Laksamana Pertama TNI I Wayan Maradana, Kepala Dinas Kelaikan Material Angkatan Laut (Kadislaikmatal) Laksamana Pertama TNI Budi Sulistyo, Kepala Dinas Pengadaan Angkatan Laut (Kadisadal) Laksamana Pertama TNI Maman Rohman dan Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut IV (Danlantamal IV) Laksamana Pertama TNI Dwika Tjahja Setiawan.
Dadi dalam pidatonya mengatakan jika pengadaan kapal PC-60 M penting bagi TNI AL untuk kepentingan pertahanan negara, sehingga pengadaan Kapal tersebut dilaksanakan dengan sangat akuntable.
“Kapal PC – 60 merupakan salah satu unsur penting dalam Armada TNI AL kemampuan dari Kapal PC – 60 yang akan dibangun oleh PT. Palindo Marine Shipyard merupakan hal yang signifikan tidak hanya bagi TNI AL, tetapi juga memiliki implikasi strategis pada postur pertahanan negara secara keseluruhan. Oleh karena itu, TNI AL berkomitmen untuk menjamin pengadaan kapal PC – 60 termasuk teknologinya berjalan dengan sukses dan tepat waktu,” ujar Dadi.
Selain itu, Dadi menambahkan bahwa melanjutkan kerja sama dalam rangka menyukseskan proyek ini dan mencapai sasaran sesuai waktu yang direncanakan, Ia yakin kita semua akan mampu memberikan yang terbaik demi suksesnya proyek ini.
Pengadaan kapal PC – 60 M ini selaras dengan program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono yaitu modernisasi KRI, Pesawat Udara (Pesud), dan Material Tempur (Matpur) menuju kekuatan yang siap dioperasikan. (BFM)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































