Danyonif 501 Kostrad Resmi Dijabat Mayor Inf I Gusti Bagus Prayuda

Jakarta, IDM – Tongkat komando Komandan Batalyon (Danyon) Infanteri 501/Bajra Yudha resmi berpindah.
Serah terima jabatan Danyon 501 dari Letkol Inf Yakhya Wisnu kepada Mayor kepada Mayor Inf I Gusti Bagus Prayuda tersebut dilaksanakan pada Senin (1/9) di Madiun, dalam upacara yang dipimpin Danbrigif 18, Kolonel Inf Risa Wahyu Pudji Setyawan.
Serah terima jabatan ini bukan sekedar seremonial, melainkan simbol regenerasi kepemimpinan yang menjadi bagian dari dinamika organisasi TNI AD.
Dalam siaran pers yang diterima redaksi pada Rabu (3/9), Risa mengatakan bahwa pergantian pimpinan adalah langkah strategis untuk menjaga soliditas satuan.
Baca Juga: Prajurit Marinir Tumpas Sasaran Pendaratan dalam Super Garuda Shield 2025
“Serta meningkatkan profesionalisme dan menyiapkan pemimpin-pemimpin tangguh di masa depan,” ujarnya.
Letkol Inf Yakhya Wisnu dikenal sebagai sosok pemimpin yang visioner dan berdedikasi tinggi. Di bawah komandonya, Yonif 501 Kostrad mencatat berbagai prestasi dalam operasi militer maupun kegiatan teritorial yang mempererat hubungan satuan dengan masyarakat.
Dengan dedikasi tersebut, ia kemudian dianugerahi tanda kehormatan Samkarya Nugraha dari Presiden RI ke-7, Joko Widodo, saat HUT TNI tahun 2024.
Kini, estafet kepemimpinan berada di tangan Mayor Inf I Gusti Bagus Prayuda, perwira menengah muda yang dikenal memiliki semangat juang tinggi dan integritas kuat.
Baca Juga: Brigjen TNI Zainul Bahar, Jenderal Asal Nganjuk Resmi Jabat Kasdam V/Brawijaya
Harapan besar disematkan padanya untuk membawa Bajra Yudha melangkah lebih jauh, mengukir prestasi baru, dan terus menjaga nama baik satuan di setiap medan tugas.
Dilansir dari situs TNI, Mayor Inf I Gusti Bagus Prayuda merupakan satu di antara empat perwira menengah yang menerima Colin East Awards (CEA) 2023 dari Australia Defense Force (ADF).
Ia juga pernah menjabat sebagai Wadansatgas Kodim Yonif Para Raider 328 DGH. (nhn)
Hankam

Satgas TNI Sita Senjata OPM saat Susuri Sungai di Yahukimo, Sempat Diwarnai Kontak Tembak
Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 3 Marinir menyita senjata rakitan dan perlengkapan OPM di Kali Braza, Yahukimo, setelah terlibat kontak tembak singkat tanpa korban jiwa.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































