Danrem 174/ATW Merauke, Beri Pengarahan Kepada Prajurit Jajaran Korem dan Satgas Kolakops

JAKARTA, IDM - Danrem 174/ATW Merauke Brigjen TNI E. Reza Pahlevi selaku Dankolakops Korem 174/ATW didampingi para Kasi Korem memberikan pengarahan kepada prajurit dan PNS Korem 174/ATW beserta Balakrem, perwakilan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 123/RW, Yonif 410/ALG dan Satgas Yonif 315/ Garuda bertempat di Aula L.B Moerdani Makorem 174/ATW Merauke, Rabu (16/2/2022).

Dalam keterangan tertulis Penerangan Korem 174/Merauke usai pengarahan di Makorem, Danrem Brigjen TNI E. Reza Pahlevi melanjutkan kunjungan kerja perdana di Yonif 757/GV guna memberikan pengarahan kepada prajurit Yonif 757/GV. Saat tiba di Mako Yonif 757/GV Danrem didampingi Ny. Iswati Reza Pahlevi dan para Kasi Korem.
Kehadiran Danrem beserta rombongan disambut tarian adat yang diawali dengan pengalungan bunga. Pada kunjungan perdananya, selain bertujuan sebagai perkenalan juga untuk mengetahui secara langsung situasi dan kondisi prajurit Yonif 757/GV karena Batalyon tersebut juga berada di bawah kendali Korem 174/ATW. (GIN)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































