Danpusdiklatpassus Buka Pendidikan 162 Prajurit Komando di Batujajar

Bandung, IDM – Danpusdiklatpassus Kopassus Brigjen TNI Thevi A. Zebua, S.E., M.M membuka sekaligus sebagai Inspektur upacara dalam pendidikan Prajurit Komando angkatan 106 TA 2022 di Lapangan Hitam Pusdiklatpassus, Kopassus, Batujajar Bandung. Upacara ini diikuti 162 prajurit yang terdiri dari 150 Personel TNI AD dan 12 Personel Kopasgat TNI AU, Selasa (8/2/2022).
Sedangkan sebagai Komandan upacara adalah Mayor Inf. Aditya Prabowo dan selaku perwira upacara, Kapten Inf. Dadang. Pembukaan ini ditandai dengan penyematan tanda peserta pendidikan kepada perwakilan calon siswa oleh Danpusdiklatpassus Kopassus, dan dilanjutkan dengan pengucapan janji peserta pendidikan.
Dalam amanatnya Danpusdiklatpassus Kopassus menyampaikan atas nama pimpinan dan seluruh warga Pusdiklatpassus Kopassus mengucapkan selamat atas keberhasilan kalian yang terpilih dari sekian banyak prajurit menempuh pendidikan Prajurit Komando angkatan-106 Tahun Ajaran 2022.

"Selamat untuk kalian yang telah terpilih dari sekian banyak prajurit menempuh pendidikan Prajurit Komando Angkatan-106 Tahun Ajaran 202," katanya.
Menurut Brigjen Thevi, pendidikan prajurit Komando bertujuan untuk mengembangkan kemampuan Prajurit TNI agar memiliki pengetahuan dan keterampilan sebagai prajurit Komando, yang didukung sikap dan perilaku sebagai prajurit Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Janji Prajurit Komando serta kondisi jasmani yang samapta.
Sedang untuk penyelenggaraan pendidikan prajurit Komando ini akan ditempuh selama 7 bulan, dan terdiri dari 3 tahap yaitu Tahap Basis, Tahap Hutan Gunung, dan Tahap Rawa Laut yang merupakan tahap akhir dari pendidikan Prajurit Komando yang harus dilalui.
"Laksanakan tugas pendidikan ini dengan landasan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral dalam berfikir dan bertindak," pesannya.
Brigjen Thevi juga berpesan agar Prajurit mampu memantapkan jiwa dan semangat dalam mengikuti pendidikan, fokus dan konsentrasi penuh pada setiap kegiatan pendidikan. "Lupakan berbagai hal yang bersifat pribadi, sehingga semua ilmu yang diberikan dapat diserap dengan optimal," katanya.

Ditambahkan, semua petunjuk pembina dan pelatih dengan baik dan benar agar selalu diikuti dan laksanakan latihan dengan penuh disiplin, bersemangat dan bergembira serta ikuti semua ketentuan dan aturan yang berlaku di lembaga pendidikan.
"Pelihara dan tingkatkan faktor keamanan baik personel maupun materiil dalam setiap kegiatan, selalu waspada, jangan mudah menyerah dan putus asa dalam menghadapi berbagai macam tantangan dan tuntutan tugas sebagai seorang prajurit Komando," pungkasnya. (Gin)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































