Danpasmar 2 Tinjau Uji Fungsi LVT-7A1 Manuver Laut

Jakarta, IDM - Komandan Pasmar 2 Brigjen TNI (Mar) Y Rudy Sulistyanto meninjau uji fungsi kendaraan tempur (ranpur) LVT-7A1 manuver laut di Dermaga Satfib Koarmada II, Surabaya, Kamis (13/4).
Dikutip dari keterangan Dispen Kormar, uji fungsi ranpur LVT-7A1 ini dilaksanakan setelah Hardepo di PT Lumindo Artha Sejati. Kegiatan ini dipimpin oleh Kabagum Dislaikmatal Kolonel Laut (T) Imam Nurhadi.
Baca Juga: Pangkostrad: Gugurnya Serka Robertus Simbolon Demi Tegaknya NKRI
Sebelum pelaksanaan, Inspektur Korps Marinir (Irkormar) Brigjen TNI (Mar) Cecep Ruhiat, menyampaikan kepada para pengawak dalam uji fungsi ini agar selalu menjaga faktor keamanan diri masing-masing.

"Kepada tim Dislaikmatal agar melaksanakan dengan sungguh-sungguh sesuai kriteria yang harus dilakukan, tidak ada yang ditutup-tutupi sampaikan sesuai apa adanya," ujarnya.
Baca Juga: Marinir Amerika Serikat Ajari Prajurit TNI Gunakan Drone Pengintai RQ-20A Puma
Dikutip dari berbagai sumber, tank amfibi LVT-7A1 adalah hasil modifikasi dari jenis LVT yang dijuluki Alligator. Tank yang hingga kini masih digunakan Marinir Korea Selatan sama dengan yang digunakan dalam serangan ke Malvinas atau Falkland, Perang Teluk, dan Perang Irak.
Tank amfibi LVT-7A1 ini memiliki berat 22,8 ton, panjang 7,94 meter, lebar 3,27 meter, dan tinggi 3,26 meter. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































