TNI AL mulai mengarahkan fokus pengembangan Korps Marinir pada penguasaan teknologi perang modern. Pasukan pendarat amfibi ini diproyeksikan bakal dilengkapi dengan wahana nirawak (unmanned system) dan sistem otonom.
Korps Marinir menerima 12 unit kendaraan tempur (ranpur) amfibi AAV M-35 dari Amerika Serikat di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan. Kedatangan AAV M-35 ini bakal menambah jajaran armada pendarat terbaru Marinir yang sebelumnya mengandalkan 15 unit LVT-7A1 asal Korea Selatan sejak 2009.