Danpasmar 2 Tinjau Kesiapan Kampung Bahari Nusantara di Sidoarjo

Jakarta, IDM - Komandan Pasmar (Danpasmar) 2 Brigjen TNI (Mar) Y Rudy Sulistyanto, meninjau kesiapan infrastruktur dan sarana pendukung Kampung Bahari Nusantara Pasmar 2.
Dikutip dari keterangan Dispen Kormar, persiapan pembangunan Kampung Bahari Nusantara Pasmar 2 tersebut berada di Wisata Bahari Tlocor, Desa Kedungpandan, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (27/4).
Baca Juga: Menhan Prabowo Hadiri Ratas Pembahasan Papua di Istana Wakil Presiden
Kampung Bahari Nusantara Pasmar 2 adalah program berkelanjutan dari TNI AL untuk mendukung visi pemerintah pusat, yakni menuju kejayaan maritim dan membangun negara melalui pesisir di wilayah kerja Pasmar 2.

Kemudian, tercapainya kampung yang mampu menjadi wadah kemanunggalan TNI dan rakyat dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas Pembinaan Potensi Maritim (Binpotmar) TNI AL.
Baca Juga: 16 Mei 2023 Mendatang TNI Akan Gelar Penanaman Mangrove Nasional Secara Serentak
Usai meninjau Wisata Bahari Tlocor, Rudy yang menggunakan speed boat juga meninjau Pulau Lusi. Selain itu, ia meninjau lima klaster yang sudah direncanakan, yaitu edukasi, ekonomi, kesehatan, pariwisata, dan pertahanan. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































