HANKAM

Danlanud Abd Saleh Tutup Kursus Pengenalan Terbang Pesawat Tempur A-1

Marsma TNI Fairlyanto
Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Malang, Marsma TNI Fairlyanto saat menuntup pendidikan KPTPT A-1 dan Transisi A-16 penerbang pesawat EMB-314 Super Tucano. (Foto: Dok. Instagram @lanudabdsaleh)

Jakarta, IDM - Komandan Lanud Abdulrachman Saleh (Abd Saleh) Marsma TNI Fairlyanto memimpin upacara penutupan Kursus Pengenalan Terbang Pesawat Tempur (KPTPT) A-1 dan Transisi A-16 penerbang pesawat EMB-314 Super Tucano Skadron Udara 21 Lanud Abd Saleh, Malang, Jumat (27/10).

Pendidikan KPTPT merupakan jenjang pendidikan di TNI Angkatan Udara (TNI AU) yang bertujuan sebagai pembinaan dan kaderisasi dalam pemenuhan kebutuhan awak pesawat, khususnya penerbang tempur.

TNI AU disebut Danlanud Abd Saleh membutuhkan sosok penerbang tempur dengan karakter yang disiplin, loyal, serta berdedikasi. Dengan demikian, mereka diharapakan dapat melaksanakan misi operasi dengan lancar, baik dalam operasi militer perang (OMP) maupun operasi militer selain perang (OMSP).

Baca Juga: Taifib-Kopaska Serang Musuh dengan Terjun Tempur Malam dan Infiltrasi Senyap

"Sekalipun sudah menyelesaikan satu tahap pendidikan untuk menjadi penerbang pesawat tempur, tapi kalian harus tetap belajar dan berlatih," ungkap Danlanud Abdulrachman Saleh.

Marsma TNI Fairlyanto
(Foto: Dok. Instagram @lanudabdsaleh)

"Jaga kesehatan dan kesemaptaan karena kalian akan menempuh pendidikan transisi di satuan masing-masing," pesan Fairlyanto.

Dilansir dari keterangan Penerangan Lanud Abdulrachman Saleh, KPTPT ini diikuti oleh 6 perwira penerbang selama 6 bulan. Mereka adalah Lettu Pnb Ardyanta Dwi Syahputra (Skadron Udara 16); Lettu Pnb Dendi Hendiko Harahap (Skadron Udara 16); Lettu Pnb Arya Wishnu Wardhana (Skadron Udara 3); dan Letda Pnb Mohamad Afa Irham Faldiawan (Skadron Udara 1).

Baca Juga: Dukung Kesiapan Operasi Gabungan, Prajurit Yonkomlek 2 Marinir Jalani Latihan Peperangan Elektronika

Selanjutnya, terdapat Letda Pnb M. Taufiq Ismail Pulungan (Skadron Udara 11) dan Letda Pnb Laode Abdul Muis (Skadron Udara 11).

Sementara itu, satu penerbang yang menyelesaikan transisi pesawat EMB-314 adalah Letda Pnb Didit Galang Mahardika. Didit menempuh pendidikan transisi itu selama 9 bulan. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.