HANKAM

Dankormar Sambut Kedatangan Prajurit Marinir Satgas Rimpac 2022 dari Hawaii

Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto menerima dan menyambut kedatangan Satgas Latihan Bersama Multilateral Rim Of The Pacific (Latma Multilateral Rimpac)
Kedatangan prajurit Korps Marinir yang tergabung dalam Satgas Latma Multilateral Rimpac 2022. (Dispen Kormar)

Jakarta, IDM - Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto menerima dan menyambut kedatangan Satgas Latihan Bersama Multilateral Rim Of The Pacific (Latma Multilateral Rimpac), Jakarta, Rabu (10/8).

Korps Marinir dalam Rimpac 2022, mengirimkan 35 personel prajurit di bawah pimpinan Komandan Satgas (Dansatgas) Mayor (Mar) Achmad Toripin, untuk mengikuti latihan selama 37 hari di Hawaii, Amerika Serikat (AS). Latihan yang berlangsung sejak Juni 2022 ini diikuti 26 negara dengan 25.000 personel, 38 kapal perang, empat kapal selam, dan 170 pesawat tempur.

(Dispen Kormar)

Dalam sambutannya, Widodo mengucapkan rasa syukur dan bangga kepada prajurit Korps Marinir yang tergabung dalam latihan bersama tersebut dengan hasil prestasi yang baik dan dapat dibanggakan serta nantinya kembali ke ke satuan masing-masing dengan aman dan selamat.

Widodo juga memberikan beberapa penekanan di luar teknik dan taktik latihan yaitu, kedisiplinan individu tetap wajib diutamakan dalam situasi apapun. Olahraga bela diri dan lari harus menjadi kebutuhan perorangan serta pengalaman dan ilmu yang didapat selama latihan agar disampaikan di satuan sebagai wawasan dan pengembangan taktik tempur.

(Dispen Kormar)

Rimpac 2022 adalah latihan perang maritim internasional terbesar di dunia, dilaksanakan setiap dua tahun sekali yang diselenggarakan dan dikelola oleh Komando Indo-Pasifik Angkatan Laut AS, di Pearl Harbor, bersama dengan pasukan Korps Marinir, the Coast Guard, dan Hawaii National Guard forces, di bawah kendali Gubernur Hawaii. Latihan melibatkan partisipasi pasukan militer dari lingkar Pasifik dan sekitarnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Radar Ground Control Interception

Ini Cara Kerja Radar Pertahanan Tentukan Posisi Sasaran

Sistem radar pertahanan udara mengandalkan tiga parameter utama—jarak (range), arah (azimuth), dan ketinggian (altitude)—untuk mendeteksi serta melacak posisi sasaran secara akurat dalam ruang tiga dimensi.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.