HANKAM

Dankodiklatad Tinjau Persiapan Latma Garuda Shield

Dankodiklatad Tinjau Persiapan Latma Garuda Shield
(Dok Dispenad)

Jakarta, IDM – Guna memastikan persiapan perhelatan latihan bersama Garuda Shield-16/2022 di Wilayah Kodam VI/Mlw, Dankodiklatad Letjen TNI Ignatius Yogo Triyono melaksanakan peninjau sejumlah fasilitas serta tempat Latihan yang akan digunakan, Rabu (20/4).

Pada hari pertama Yogo beserta rombongan mendatangi Yonif R 600/Mdg. Pada lokasi ini Danrindam VI/Mlw memberikan paparan kesiapan pelaksanaan Latma sekaligus rencana kegiatan Field Training Exercise.

Kemudian Kegiatan dilanjutkan dengan meninjau beberapa sarana dan prasarana yang akan digunakan oleh peserta latihan dari US Army dan TNI AD. Di antaranya fasilitas olah raga, culture day, jaring komunikasi dan fasilitas kesehatan.

Latihan Garuda Shield-16/2022 di wilayah Kodam VI/Mlw akan dilaksanakan pada bulan Agustus 2022 yang diikuti 150 anggota TNI Angkatan Darat dan 110 dari US Army dengan beberapa materi latihan di antaranya Gerak Maju Untuk Kontak, Objective Seizing, Hasty Defence dan menembak mortir. (ADT)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.