Dalam Rangka HUT RI Ke-77, Danlanal Palembang Pimpin Upacara Pengibaran Bendera Bawah Laut

Palembang, IDM - Bertempat di Karang Berang-Berang perairan Bangka Barat Provinsi Babel, Danlanal Palembang Kolonel Laut (P) Widyo Sasongko, memimpin pelaksanaan Upacara Bendera Bawah Laut dalam rangka memperingati HUT ke-77 Kemerdekaan RI.
Pengibaran Bendera Merah Putih di bawah laut ini dilaksanakan secara serentak di 77 titik di seluruh Indonesia, dengan mengusung tema "Membangun Kejayaan Maritim untuk Indonesia Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat".
Dengan melibatkan 14 orang penyelam yakni, 3 orang penyelam dari Lanal Palembang, 5 orang personil Denjaka, 2 orang penyelam dari Kantor SAR Palembang dan 4 orang penyelam dari Club Selam Bahari POSSI Sumsel.

Pejabat yang hadir yakni, Komandan Lanal Palembang Kolonel Laut (P) Widyo Sasongko, SE., MTr. Hanla., Paspotmar Lanal Palembang Mayor Laut (K/W) Dewi Tresnawati, S.Kep., Ners., Dansubtek Unit Intel Lanal Palembang Lettu Laut (P) Suryadi Liwa., Kauryar Akun Lanal Palembang Letda Laut (S) Irim Respati.
Hal ini sesuai dengan instruksi Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke 77 untuk melaksanakan pengibaran bendera bawah laut secara serentak di 77 titik Nusantara dan Jaga kepercayaan Negara dan Rakyat kepada TNI Angkatan Laut melalui kerja nyata yang bermanfaat bagi Institusi, Masyarakat, Bangsa dan Negara. (Wan)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































