Closing Ceremony, Kontingen TNI AU Selesaikan Tugas dalam Pitch Black ‘22

Jakarta,IDM - Kontingen TNI Angkatan Udara (TNI AU) menghadiri upacara penutupan latihan multinasional Pitch Black ’22 di Royal Australian Air Force (RAAF) Air Base, Australia, Kamis (8/9).
Latihan yang berlangsung sejak 20 Agustus 2022 ini secara resmi ditutup oleh Direktur Latihan Air Commodore Alsop. Dalam sambutannya, Alsop menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif dan menunjukan profesionalisme selama latihan berlangsung.

“Latihan Pitch Black '22 dapat menjadi media pertukaran ilmu dan pengalaman yang bermanfaat, tidak hanya untuk Australia, tapi bagi seluruh peserta latihan,” harap Alsop.
Secara umum, latihan multinasional ini melibatkan 13 negara dengan 105 pesawat dan 4.000 personel peserta, 1.460 sorties penerbangan, serta 19 juta liter bahan bakar.
Mengutip keterangan Dispenau, kontingen TNI AU terdiri dari Kolat, penerbang dan ground crew, yang dipimpin Danwing 3 Lanud Iswahjudi selaku Komandan kontingen TNI AU. (yas)
Hankam

Ini Cara Kerja Radar Pertahanan Tentukan Posisi Sasaran
Sistem radar pertahanan udara mengandalkan tiga parameter utama—jarak (range), arah (azimuth), dan ketinggian (altitude)—untuk mendeteksi serta melacak posisi sasaran secara akurat dalam ruang tiga dimensi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































