HANKAM

Cegah Kecelakaan Pesawat, TNI AU dan USAF Gelar Pelatihan MAAS

Mobile Aircraft Arresting System (MAAS)
Pelatihan Mobile Aircraft Arresting System (MAAS) yang digelar oleh TNI AU dan USAF. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Udara (TNI AU) melalui Dinas Pengembangan Operasi TNI AU (Disbangopsau) menggelar pelatihan Mobile Aircraft Arresting System (MAAS) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta pada 8 sampai 12 Mei 2023.

“MAAS yang terpasang di landasan pacu sangat penting digunakan pesawat tempur untuk mencegah terjadinya accident/incident, karena dapat membantu proses pengereman pesawat apabila terjadi emergency take off/landing,” tulis TNI AU dalam instagram @militer.udara.

Baca Juga: Bertemu Kepala Staf US Army, KSAD Jelaskan TNI AD Kembangkan Puslatpur

Pelatihan ini diikuti oleh sejumlah personel TNI AU dari tiga lanud yakni Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, dan Lanud Iswahjudi Magetan dengan tujuan untuk meningkatkan profesionalisme para personel lanud dalam mendukung operasional penerbangan.

Mobile Aircraft Arresting System (MAAS)
Mobile Aircraft Arresting System (MAAS). (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Selaras dengan hal tersebut, Disbangopsau mengungkapkan, pihaknya menjalin kerja sama langsung dengan sejumlah instruktur dari Amerika Serikat (AS) agar tercapai transfer of technology yang baik.

Baca Juga: Prabowo dan Mcconville Bicarakan Kelanjutan Program Pendidikan Kadet di Akmil AS

Kadisbangopsau Marsekal Pertama TNI Heri Sutrisno berpesan agar para peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh dan menyerap ilmunya dengan baik sehingga mereka dapat mengaplikasikan ilmu tersebut di satuan masing-masing.

“Terima kasih kepada Steven J Gudelunas dan Stephen Murphy dari USAF yang telah sharing (knowledge) terkait operasional MAAS,” pungkas Heri. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.