HANKAM

Cara TNI Eratkan Hubungan Diplomatik Indonesia dan Lebanon

Mayor Chk Eka Yudha
Rombongan Satgas Indobatt yang dipimpin oleh Mayor Chk Eka Yudha Kurniawan dan Lettu Mar Akmal dari Kompi Charly mengunjungi Suwwanan, Lebanon Selatan, Senin, (29/7). (Foto: Penkostrad)

Jakarta, IDM – Rombongan Satgas Indobatt yang dipimpin oleh Mayor Chk Eka Yudha Kurniawan dan Lettu Mar Akmal dari Kompi Charly mengunjungi Suwwanan, Lebanon Selatan, Senin, (29/7).

Kedatangan mereka langsung disambut Mr. Ismail Abdulhasan Hammadeh, yang baru saja terpilih sebagai Mayor Suwwanan.

"Kunjungan ini menjadi saksi kehangatan dalam pertemuan yang bersejarah antara pemerintah daerah setempat dengan Satgas Indonesia, tidak hanya memperkuat hubungan bilateral, tetapi juga menghadirkan sentuhan budaya yang kental dari Nusantara," tulis keterangan Penkostrad dikutip, Selasa, (30/7).

Baca Juga: Mengintip Karier Pendidikan Jenderal Perempuan Bintang Dua Pertama di TNI AD

Dalam suasana yang penuh keramahan Satgas disambut dengan perayaan kecil budaya Indonesia. Dengan penuh semangat, Mr. Ismail Abdulhasan Hammadeh bahkan turut memainkan wayang, salah satu simbol kebudayaan Indonesia yang dibawa oleh Satgas Indobatt.

"Kedatangan saudara-saudara dari Indonesia sungguh membanggakan bagi kami di Suwwanan. Ini adalah awal yang baik untuk memperdalam kerja sama dan saling membantu di masa depan," ujar Mr. Ismail Abdulhasan Hammadeh dalam sambutannya.

Kegiatan Key Leader Engagement (KLE) ini tidak hanya sekadar ritual diplomatik, tetapi juga momentum untuk mengenalkan kekayaan budaya Indonesia di tengah-tengah masyarakat Lebanon Selatan. Baju batik, wayang, dan selendang yang dibawa sebagai oleh-oleh menjadi bukti konkret dari keragaman budaya yang Indonesia miliki.

Baca Juga: Gelar Simulasi, Poltekad Pamerkan Alat Inovasi Mereka dalam Operasi Pertempuran

"Kami berharap, dengan kehadiran kami di sini, dapat terus mempererat ikatan persahabatan dan kerjasama antara Indonesia dan Lebanon Selatan," ungkap Mayor Chk Eka Yudha Kurniawan.

Kunjungan ini tidak hanya meneguhkan komitmen Satgas Indobatt dalam menjalankan misi perdamaian di wilayah yang mereka layani, tetapi juga menjadi jembatan penting untuk memperluas cakupan kerja sama internasional dalam bidang budaya dan pembangunan. Dengan semangat yang sama, diharapkan bahwa pertemuan ini akan membawa dampak positif yang besar bagi kedua belah pihak. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.