HANKAM

CAF RAAF Kunjungi KSAU di Mabesau

CAF RAAF Kunjungi KSAU di Mabesau
(Dok Dispenai)

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menerima kunjungan kehormatan Chief of Air Force (CAF) Royal Australian Air Force (RAAF) Air Marshal Mel Hupfeld, di Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (21/2).

Kunjungan ini juga untuk meningkatkan kerja sama bilateral kedua Angkatan Udara, yaitu TNI AU dan RAAF. Kedatangan CAF RAAF dan rombongan diterima langsung oleh Kasau, dan disambut dengan upacara jajar kehormatan prajurit TNI AU di depan gedung R. Suryadi Suryadarma.

Kedatangan orang nomor satu di Angkatan Udara Australia ini juga untuk menghadiri undangan dari Kepala Staf Angkatan Udara terkait penganugerahan Bintang Swa Bhuwana Paksa Utama kepada Air Marshal Mel Hupfeld.

Fadjar berharap hubungan kedua Angkatan Udara yang selama ini sudah terjalin dengan baik dapat lebih ditingkatkan, sehingga dapat mendukung peran Indonesia dan Australia dalam menjaga stabilitas di kawasan.

Ucapan selamat juga diberikan kepada Air Marshal Mel Hupfeld atas penganugerahan Bintang Swa Bhuana Paksa Utama yang akan disematkan oleh Panglima TNI Jendaral TNI Andika Perkasa di Mabes TNI.

Pada kesempatan tersebut, CAF RAAF didampingi Group Captain (GPCAPT) lan Goold, Flight Lieutenant (FLTLT) Tegan Cawley, Warrant Officer of the Air Force (WOFF-AF) Fiona Grasby, dan Atud Australia di Jakarta.

Sedangkan KSAU didampingi oleh Wakasau Marsdya TNI A. Gustaf Brugman, Pangkoopsudnas Marsdya TNI Andyawan Martono Putra, Asintel KSAU, Asops KSAU, dan Aspers KSAU. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Radar Ground Control Interception

Ini Cara Kerja Radar Pertahanan Tentukan Posisi Sasaran

Sistem radar pertahanan udara mengandalkan tiga parameter utama—jarak (range), arah (azimuth), dan ketinggian (altitude)—untuk mendeteksi serta melacak posisi sasaran secara akurat dalam ruang tiga dimensi.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.