HANKAM

Bersama Ribuan Masyarakat, Pangkoarmada II Nobar Film 'Lima'

Bersama Ribuan Masyarakat, Pangkoarmada II Nobar Film 'Lima'
Kegiatan nobar film "Lima" di Monumen Jalesveva Jayamahe Koarmada II Ujung Surabaya. (Dispen Koarmada II)

Jakarta, IDM - Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI TSNB Hutabarat beserta 5.000 orang yang terdiri dari prajurit, PNS, keluarga besar tentara Koarmada II, dan masyarakat umum, menonton bersama (nobar) film 'Lima' di Monumen Jalesveva Jayamahe Koarmada II Ujung Surabaya, Jumat (12/8).

Nobar film 'Lima', bertujuan mendekatkan TNI AL dengan masyarakat umum, dalam hal ini Koarmada II adalah bagian dari rakyat yang tak terpisahkan. Selain itu, agar para prajurit, PNS, dan keluarga besar tentara Koarmada II dapat memahami dan mengaplikasikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Hutabarat dalam sambutannya mengatakan, pemutaran film dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-77 dan HUT TNI AL ke-77 2022 yang dinamakan "Dari Pekik Merdeka Hingga Gelora Jalesveva Jayamahe".

"Nonton bareng ini juga bertemakan ala rakyat, di mana kita mengundang warteg, makanan-makanan khas daerah yang kesemuanya gratis," ujar Hutabarat dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Sabtu (13/8).

Wagub Jawa Timur Emil Dardak, menyampaikan sangat mengapresiasi nobar yang dilaksanakan Koarmada II. Ia menilai, kegiatan tersebut memeberikan kesempatan kepada warga dan rakyat untuk ikut membangun semangat kebangsaan melalui karya seni.

"Mudah-mudahan pada malam hari ini bisa menjadi moment yang sangat membawa memori yang sangat berkesan bagi warga surabaya sebagai kota pahlawan," ungkapnya.

Sebelum film diputar, Emil meneriakkan pekik "merdeka" yang disambut penonton dengan pekikkan "merdeka", selanjutnya Hutabarat meneriakkan pekik "Jalesveva" yang disambut dengan pekikan "Jayamahe", dan disambut dengan suara gauk KRI.

Film 'Lima' adalah kisah lima anggota keluarga yang tidak hanya berjuang memecahkan persoalan masing-masing, tetapi juga memerangi batin untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dengan segala risiko yang harus ditanggung. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Radar Ground Control Interception

Ini Cara Kerja Radar Pertahanan Tentukan Posisi Sasaran

Sistem radar pertahanan udara mengandalkan tiga parameter utama—jarak (range), arah (azimuth), dan ketinggian (altitude)—untuk mendeteksi serta melacak posisi sasaran secara akurat dalam ruang tiga dimensi.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.