HANKAM

Berlayar Menuju Hawaii, KRI RE Martadinata Bahas Desain Latihan Rimpac 2024

KRI RE Martadinata-331
KRI RE Martadinata-331 yang tengah berlayar di Selat Makassar, Minggu (2/6), menggelar brief overview untuk memantapkan persiapan latihan Rimpac 2024. (Foto: Dok. Dispen Koarmada II)

Jakarta, IDM – KRI RE Martadinata-331 menggelar pemaparan deskripsi singkat (brief overview) mengenai Rim of Pacific (Rimpac) 2024 untuk memantapkan persiapan latihan. Kegiatan ini dilakukan saat sedang berlayar di Selat Makassar, Minggu (2/6).

Brief overview yang dipaparkan oleh Lettu Laut (P) Damartama P.A. Nusantara ini merupakan penjelasan awal mengenai berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan pada saat berlatih di Hawaii, Amerika Serikat.

"Pemaparan dalam brief overview meliputi organisasi tugas, desain tahapan latihan, daerah latihan, dan teknis prosedur yang umum dilaksanakan dalam Rimpac 2024," ujar Damartama, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Senin (3/6).

Baca Juga: Persiapan Alih Bina, 2 Unit Pesawat G-58 Baron Terbang ke Tanjung Pinang

Dengan demikian, lanjutnya, seluruh prajurit akan memiliki bekal persiapan sehingga mampu melaksanakan tugas yang diemban dengan baik dan dapat menjalankan peran diplomasi TNI AL dengan angkatan laut negara lainnya.

"Serta menunjukkan eksistensi kapal perang TNI AL di kancah internasional, mengingat Rimpac 2024 ini merupakan latihan perang angkatan laut terbesar di dunia," kata Damartama.

KRI RE Martadinata-331
(Foto: Dok. Dispen Koarmada II)

Adapun KRI RE Martadinata yang dipimpin oleh Kolonel Laut (P) Adam Tjahja Saputra ini akan menunjukkan ketangguhannya dengan berlayar mengarungi Samudra Pasifik dan direncanakan akan tiba di Hawaii, Amerika Serikat, pada 25 Juni mendatang.

Baca Juga: Sebanyak 220 Prajurit TNI AD Terima Penyematan Brevet Armed di Batujajar

"Keikutsertaan pada Rimpac 2024 bertujuan meningkatkan hubungan kerja sama antarnegara, menunjukkan eksistensi TNI AL dalam hubungan militer internasional, meningkatkan operasi laut jarak jauh serta kemampuan TNI AL mendukung kebijakan pemerintah mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia," jelas Adam.

Sebelumnya, KRI RE Martadinata bersama 183 personel Satgas Latihan Bersama Rimpac 2024 bertolak dari Surabaya, Jawa Timur, Jumat (31/5) menuju Hawaii, Amerika Serikat. Pangkoarmada RI Laksamana Madya Denih Hendrata melepas ratusan personel yang terdiri dari 128 awak KRI RE Martadinata, 5 staf latihan, 43 prajurit Marinir, dan 7 prajurit Pusat Komando Pasukan Katak (Puskopaska).

Baca Juga: Prabowo Beri Bantuan Sumber Air Bersih untuk Warga Gunungkidul

Adapun Rimpac merupakan latihan yang diselenggarakan oleh Angkatan Laut AS (US Navy) dan Pasukan Korps Marinir AS, Pasifik (US Marine Force Pacific) dengan melibatkan angkatan laut dari sejumlah negara di kawasan Indo-Pasifik dan bahkan pengamat (observer) dari angkatan laut negara-negara dari Eropa.

Pada tahun ini, Rimpac ke-29 akan kembali digelar di Hawaii, Amerika Serikat yang dijadwalkan pada 25 Juni-2 Agustus. Pasukan Korps Marinir TNI AL yang terlibat akan dipimpin oleh komandan satuan tugas Mayor (Mar) Lukman Susanto untuk fokus latihan meningkatkan integrasi serta kesiapsiagaan kerja sama antarnegara sahabat. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.