Berganti Nahkoda, Pangkoarmada I Pimpin Sertijab Danlantamal XII Pontianak

Jakarta, IDM - Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Erwin S Aldedharma memeimpin upacara sertijab Danlantamal XII di Mako Koarmada I, Tanjung Pinang, Senin (19/6).
Dikutip dari laman TNI AL, Selasa (20/6), jabatan nomor satu di Lantamal XII diserah terimakan dari Laksamana Pertama TNI Suharto kepada Laksamana Pertama TNI Agoeng Moh Kancana S.
Baca Juga: Kodam III/Slw: Sampah Domestik dan Komunal di Sungai Citarum Diurai dengan Bios 44 DC
Kemudian, Suharto mengemban jabatan baru sebagai Waaster Panglima TNI.
Dalam amanatnya, Erwin menyampaikan pergantian pejabat adalah wujud kepercayaan dari pemimpin TNI AL yang diberikan kepada perwira terpilih.
"Ini merupakan dinamika yang terus bergerak untuk kemajuan sebuah organisasi dari waktu ke waktu," kata Erwin.
Baca Juga: Pertama dalam Sejarah, Pesawat Pembom Strategis USAF Mendarat dan Beroperasi di Indonesia
Selain itu, lanjutnya, serah terima jabatan juga proses regenerasi yang bertujuan memantapkan kualitas kepemimpinan, mengembangkan kemampuan manajerial dan memperluas wawasan.
Sertijab Danlantamal XII dilaksanakan berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/568/V/2023 tentang Pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































