Berbaur dengan Warga Lokal, Satgas Indobatt Laksanakan Giat CEW

Jakarta, IDM - Di tengah konflik yang masih terjadi di Lebanon Selatan, Satuan tugas Yonmek TNI Konga XXIII-R UNIFIL tetap melakukan upaya pendekatan kepada masyarakat lokal Lebanon melalui kegiatan community engagement walk (CEW) di Caza Marjayoun, Nabatieh Governate, Lebanon Selatan.
Menurut Komandan Satgas Yonmek Kolonel Inf Ragung Ismail Akbar kehadiran satgas harus dapat menyesuaikan dengan situasi dan kondisi sosial masyarakat di daerah misi, baik dari segi adat istiadat sampai kebudayaannya.
Baca Juga: Simbol Kedamaian, Prajurit TNI Bentangkan Bendera Merah Putih Sepanjang 1 Kilometer di Jayapura
“Kita sebagai satuan tugas yang baru di Lebanon, harus terus melaksanakan upaya-upaya pendekatan kepada masyarakat setempat dan terjun langsung untuk berbaur melakukan pendekatan kepada masyarakat di Lebanon Selatan ini meskipun masih dalam kondisi konflik bersenjata yang belum usai,” terang Ragung.
Community Engagement Walk (CEW) adalah merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan Satgas Indobatt yang dikoordinir oleh staf CIMIC (Civil Military Coordination) dengan melibatkan engagement platoon, yaitu dengan langsung berbaur di tengah-tengan masyarakat lokal untuk melaksanakan kegiatan berbelanja di market-market yang ada di daerah misi.
Kasi Cimic Mayor Chk Eka Yudha menyampaikan bahwa dengan melibatkan tim dari engagement platoon yang rata-rata beranggotakan wanita diharapkan dapat membangun komunikasi dengan lebih luwes dan humanis.
Baca Juga: Jika Kehabisan Amunisi, Prajurit TNI Bisa Gunakan Pisau dan Kapak
Peran wanita dalam satgas dinilai penting sehingga mereka sebelumnya sudah mendapatkan pelatihan yang sama dengan prajurit lainnya.
“Dalam kegiatan CEW ini, kita masuk ke wilayah-wilayah di daerah misi yang masih dalam suasana konflik untuk berbaur kepada masyarakat setempat dengan cara belanja di market-market, yang tentunya juga harus selalu siaga dan waspada terhadap setiap kemungkinan-kemungkinan yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu”, ucap Eka. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































