HANKAM

Bentrok Suku di Jayawijaya, 1 Meninggal dan Belasan Orang Luka-luka

Dandim 1702/Jayawijaya
Dandim 1702/Jayawijaya saat meninjau rumah dan honai yang terbakar, Kamis, (4/1/2024). (Foto: Kodam XVII/Cendrawasih)(Foto: Kodam XVII/Cendrawasih)

Jakarta, IDM - Bentrok antara suku terjadi di Kabupaten Jayawijaya, Papua. Bentrokan ini terjadi antara dua suku yakni suku lanny dan suku walak di Distrik Ubigiak. Dilansir dari website mitratnipolri, perang suku yang terjadi beberapa waktu lalu ini mengakibatkan 1 korban meninggal dunia, 14 orang luka, 6 unit rumah terbakar, 2 unit mobil dan 2 unit sepeda motor terbakar.

Sementata itu pasca bentrok, Dandim 1702/Jayawijaya, Kamis, (4/1/2024) meninjau rumah dan honai yang terbakar. Dandim Jayawijaya mengatakan, kedatangan kami disini selain untuk melihat langsung Tempat Kejadian Perkara (TKP) juga untuk mengendalikan dan menetralisir situasi demi menciptakan situasi yang kondusif.

Baca Juga: Pimpin Sertijab, Pangkoopsudnas: Miliki Kepekaan dan Kesiapan Operasional yang Tinggi

“Upaya yang telah dilakukan Kodim 1702/Jayawijaya selain melihat langsung TKP kami juga berkoordinasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat guna menenangkan kedua belah pihak agar situasi tetap tenang dan dapat terkendali,” ujarnya.

Sebelumnya, Kodim 1702 juga menggelar pertemuan dengan Tokoh Intelektual se-Kabupaten Jayawijaya, bertempat di Makodim 1702/JWY, Jalan Yos Sudarso, Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Selasa (2/1/2024).

Baca Juga: Gerak Cepat, Kostrad Kirim Prajurit Bantu Korban Kecelakaan Kereta Api Cicalengka

Dandim mengatakan, pertemuan ini saya lakukan untuk antisipasi terkait bentrok antar masyarakat yang terjadi, Senin (01/01/2023), dan berupaya menghimbau kedua belah pihak untuk menahan diri.

“Saya berharap Ketua LMA dan Kepala Suku untuk mengajak masyarakat agar bersama-sama meredam bentrok yang terjadi kemarin, mari kita bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Jayawijaya. Ini saya lakukan semata-mata agar daerah ini bisa aman, maju dan sejahtera,” ujar Dandim. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.