Belasan Peterjun Denmatra 1 Kopasgat Ikuti Tes ILA MEDEX, Ini Materinya

Jakarta, IDM - Sebanyak 12 peterjun Denmatra 1 Kopasgat melaksanakan tes kesehatan (ILA MEDEX) yang digelar di Lembaga Kesehatan Penerbangan dan Ruang Angkasa (Lakespra) dr Saryanto, Jakarta beberapa waktu lalu.
Dikutip dari keterangan Penerangan Kopasgat dalam instagram @kopasgat_tniau, Jumat (9/6) dijelaskan, tes ILA MEDEX digelar dengan tujuan untuk memelihara kondisi kesehatan segenap peterjun Denmatra 1 Kopasgat yang akan bertugas dalam operasional Latihan Satuan.
Baca Juga: Aksi Force Down Pesawat Asing dalam Latihan Perkasa “D” Tahun 2023
Melalui tes ini diharapkan kondisi para peterjun akan selalu siap dan siaga sehingga rangkaian strategi operasi udara nantinya dapat mereka lakukan dengan tepat dan berhasil. Selain itu, mereka juga diharapkan mampu menghadapi berbagai kemungkinan yang akan terjadi saat penugasan.

Adapun materi yang diuji dalam tes ini meliputi materi kesehatan, materi pengujian, materi psikologi dan tes kesamaptaan. Dalam materi kesehatan, sejumlah tes yang harus dilalui oleh para peterjun antara lain pengecekan laboratorium, tes audiometri, cek gigi, mata, rontgen, ECG/tes jantung, pengecekan fisik dan EEG (Elektro Ensefalografi).
Baca Juga: Aksi Spontan 7 Bocah yang Beri Hormat ke Mayjen TNI Totok Imam
Sementara itu, materi pengujian dilakukan di ruang altitude chamber dengan ketinggian yang memiliki kondisi ekstrem yaitu 25.000 kaki. Di sana, peserta akan diuji dengan menggunakan persoalan matematika sederhana seperti penjumlahan dan pengurangan. (yas)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































