HANKAM

Bekerja Siang Malam, Satgas MTF TNI Konga Dapat Penghargaan dari Lebanese Armed Forces

Satgas MTF TNI Konga
Satgas MTF TNI Konga XXVIII-N/ UNIFIL mendapatkan penghargaan dari Lebanese Armed Forces (LAF). (Foto: Dok. PMPP)

Jakarta, IDM - Satgas MTF TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL mendapatkan penghargaan dari Lebanese Armed Forces (LAF). Dilansir dari keterangan resminya PMPP, Senin, (11/12) penghargaan ini diberikan karena Satgas berkomitmen untuk terus memberikan pengabdian terbaik dalam mengemban amanat konstitusi dan menjalankan tugas yang dimandatkan PBB.

"Satgas terus bekerja siang dan malam dalam membangun gambaran taktis udara dan permukaan, melaksanakan Maritime Interdiction Operation, mendorong capacity building of LAF Navy, serta berkolaborasi dengan berbagai stakeholder sebagai determinan keberhasilan mandat," tulis keterangan PMPP.

Baca Juga: 3 Pati TNI AU Naik Pangkat, Jabat Pangkoopsud I hingga Pati Sahli KSAU

Penghargaan ini pun diberikan melalui undangan khusus untuk hadir di Markas Besar LAF-Navy. Head of LAF Navy, Admiral Haissam Dannaoui atas nama Lebanese Armed Forces menganugerahkan LAF Medal kepada Dansatgas MTF TNI Konga XVIII-N/ UNIFIL, Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh, serta Letter of Apreciation for Outstanding Service kepada Wadansatgas MTF TNI Konga XVIII-N/ UNIFIL, Letkol Laut (P) Abdiyan Syaiful Hidayat.

"Penghargaan tertinggi LAF tersebut merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi, profesionalisme, komitmen, dan berbagai capaian luar biasa Satgas dalam menjalankan mandat berdasarkan UNSCR 1701, serta memajukan kerja sama dengan LAF," tulis keterangan PMPP.

Baca Juga: Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Lanud DMN Maluku Ubah Lahan Berbatu Menjadi Lahan Produktif

Pada kesempatan itu pula, Dansatgas atas nama Komandan Kontingen Garuda UNIFIL juga menyematkan brevet kehormatan dan menyerahkan sertifikat Kontingen Garuda kepada Head of LAF Navy. Hal tersebut merupakan wujud diplomasi militer dalam rangka confidence building measure, capacity building, dan security enhancement. Admiral Haissam menyampaikan kekagumannya terhadap performa dan profesionalisme prajurit. Orang nomor satu di angkatan laut Lebanon tersebut juga menggarisbawahi bahwa setiap kali mengunjungi KRI dan berdiskusi dengan perwira kapal selalu mendapatkan ide, gagasan dan hal baru yang dapat diterapkan untuk kemajuan Angkatan Laut Lebanon. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.