Begini Cara Marinir Atasi Rintangan untuk Rebut dan Kuasai Tumpuan Pantai

Jakarta, IDM - Para prajurit Batalyon Zeni (Yon Zeni) 2 Marinir melaksanakan latihan satuan dasar di Daerah Latihan Asembagus, Situbondo, Jawa Timur, Selasa (23/5).
Dikutip dari keterangan Dispen Kormar, dalam skenario latihan, para prajurit peleton Zeni Tempur (Zipur) bergerak taktis di medan operasi.
Satu persatu rintangan yang dipasang musuh di tumpuan pantai untuk menghalangi gerak maju pasukan kawan dihancurkan, sehingga manuver pasukan pendarat tak lagi terhalangi.
Baca Juga: Kisah Anak Penggali Kubur dan Tukang Ojek yang Jadi Prajurit TNI AD
Pada latihan kali ini, peleton Zipur diperbantukan ke satuan manuver pasukan pendarat, yakni mulai bergerak melakukan pendaratan bersama gelombang terencana.
Peleton Zipur bertugas menghancurkan rintangan buatan maupun alam yang dibuat oleh musuh untuk menghalangi gerak maju pasukan dan dengan cepat, satu regu penerobos menghancurkan rintangan menggunakan Bangalore Torpedo.
Kemudian, Zipur membuat lorong lorong yang akan digunakan untuk manuver pasukan kawan, baik dari Infanteri, Kavaleri maupun Artileri serta bantuan tempur, agar bisa terus bergerak maju menyerang dan menghancurkan untuk merebut daerah musuh.
Baca Juga: Terima Kunker Pangkogabwilhan I, Kolonel Pnb Sigit Jelaskan Tugas dan Fungsi Kewilayahan Lanud SMH
Terpisah, Komandan Batalyon Zeni (Danyon Zeni) 2 Marinir Letkol (Mar) Samsul Arif, menekankan agar mengikuti latihan sesuai prosedur dan selalu mengutamakan faktor keamanan dalam setiap kegiatan.
"Latihan ini untuk menjadikan prajurit yang tangguh dan profesional. Prajurit hebat adalah yang prajurit yang semangat berlatih dan terlatih," ujarnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































